20 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mudik 2018: Kenyamanan Penumpang Harus Diutamakan

...

  • Fazil
  • 12 June 2018 15:00 WIB

Tim kesehatan Yonif Raider 111/KB mengecek kesehatan pemudik. @Istimewa
Tim kesehatan Yonif Raider 111/KB mengecek kesehatan pemudik. @Istimewa

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta petugas terminal dan pengusaha bus saling berkoordinasi untuk memaksimalkan pelayanan angkutan umum pada musim mudik tahun ini.

"Dan pastikan kenyamanan penumpang  harus diutamakan," kata Nova saat meninjau arus mudik dari Terminal Tipe A Bathoh, Banda Aceh, Senin, 11 Juni 2018.

Nova meminta para penumpang agar senantiasa mengingatkan sopir bus agar tidak ugal-ugalan. Tujuan dari mudik adalah silaturahmi, sehingga sopir bus harus berhati-hati dalam perjalanan. Untuk memastikan keamanan perjalanan, para sopir dilakukan tes urine guna mengetahui bahwa mereka terbebas dari narkoba.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, mengatakan, dalam pekan ini tren penumpang yang mudik mengalami penurunan.  "Tertinggi adalah pada H-6 lebaran," kata Junaidi.

Hal tersebut terjadi karena libur panjang sejak pekan lalu. Namun, pengusaha bus dan Perum Damri menyediakan hingga 50 bus yang akan melayani penumpang. "Dalam kondisi normal semalam ada 35 bus yang berangkat. Mudik kali ini ada peningkatan hingga 50 unit bus," kata Junaidi. 

Dinas Perhubungan Aceh dilaporkan juga membuka posko-posko layanan mudik di berbagai daerah. Posko gabungan tersebut tersebut tersebar di seluruh Aceh. Di antara petugas yang memberikan layanan di sana adalah RAPI, Orari, Dishub, SAR, Organda, dan Dinas Kesehatan.

Junaidi mengimbau bagi setiap pengendara untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama mudik. Para pemudik diminta beristirahat di posko jika kelelahan dalam perjalanan.

Patuhi rambu lalu lintas

Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Kav. Fadjar Wahyudi Broto, meninjau pos pelayanan lebaran 2018 terkait pengamanan mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah, di Terminal Bus Cunda, Lhokseumawe, Minggu, 10 Juni 2018, malam. Pos pelayanan lebaran 2018 juga melibatkan Dinas Perhuhungan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, PMI  Lhokseumawe dan RAPI.

"Kita juga menempatkan beberapa titik posko yang tersebar dan bergabung dengan instansi lainnya di sepanjang Jalan Medan-Banda Aceh," kata Dandim Fadjar Wahyudi Broto, kepada wartawan, Minggu, malam.

Dandim mengimbau para pemudik mematuhi rambu lalu lintas. “Utamakan keselamatan dalam berkendaraan, jika lelah silakan istirahat di pos-pos pelayanan lebaran yang ada di sepanjang jalan,” ujarnya ujar Fadjar Wahyudi.

Yonif Raider Khusus 111/KB

Rest area bagi pemudik lebaran Idul fitri 1439 Hijriah milik Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/KB yang didirikan dipinggir jalan atau tepatnya di Depan Markas Komando Yonif Raider Khusus 111/KB, Tualang Cut tersebut, banyak di singgahi para pemudik.

Salah satunya pemudik yang bernama Suroto. Perjalanan dari Banda Aceh ke Medan dengan menggunakan sepeda motor membuat Suroto lelah dan pusing. Ia sempat diperiksa oleh tim kesehatan dari Yonif Raider 111/KB.

Tim kesehatan Yonif Raider 111/KB mengimbau kepada para pemudik tidak memaksakan diri selama mengemudi di jalan. "Bagi masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman, silakan singgah di tempat istirahat atau rest area yang telah kami siapkan," imbau Tim kesehatan Yonif Raider 111/KB.[](rel)

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.