18 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mudir Darul Ihsan Presentasikan Kurikulum Dayah Berbasis Aswaja di Filipina

...

  • Jamaluddin
  • 11 November 2018 22:00 WIB

Mudir Dayah Darul Ihsan, Tgk. Muhammad Faisal  Sanusi mengisi materi di Royal Mandel Hotel, Davao City, Filipina, 11 November 2018. Foto: Istimewa
Mudir Dayah Darul Ihsan, Tgk. Muhammad Faisal Sanusi mengisi materi di Royal Mandel Hotel, Davao City, Filipina, 11 November 2018. Foto: Istimewa

FILIPINA - Mudir Ma'had Dayah Darul Ihsan Aceh Besar,  Tgk. Muhammad Faisal Sanusi, mempresentasikan materi tentang "Kurikulum Dayah Aceh berbasis Akidah Ahlussunnah wal Jama'ah sebagai benteng antisipasi radikalisme", di Royal Mandel Hotel, Davao City, Filipina, Ahad, 11 November 2018.

Tgk. Faisal adalah abang kandung dari Tgk. H Musannif Sanusi, Ketua Yayasan Tgk. H. Hasan Krueng Kalee, Aceh Besar. Tgk. Faisal yang juga anggota MPU Aceh Besar, diundang ke Filipina untuk berbagi pengetahuan tentang kurikulum dayah di Aceh kepada para guru dan pemuka agama Islam di Mindanao. Mulanya, Tgk. Faisal mengisi seminar di Moro, Mindanao, Sabtu, 10 November 2018. Sedangkan hari ini (Ahad), ia tampil di Davao City, kota terbesar dan ibu kota utama di Pulau Mindanao.

"Di akhir presentasi, saya ajak kaum muslimin Filipina untuk mencontoh dayah-dayah tradisional di Aceh, dengan berbagai ilmu yg diajarkan berupa akidah yang benar yaitu akidah Ahlussunnah wal jama'ah al asya'irah, dan mengajarkan fiqh (fikih) Syafi'i serta tasawuf Sunni, agar dapat diterapkan di Filipina. Supaya dapat mengikis radikalisme sedikit demi sedikit," ujar Tgk. Faisal melalui pesan via WhatsApp diteruskan Humas Dayah Darul Ihsan, Tgk. Mustafa Husen Woyla kepada portalsatu.com, Ahad malam.

Selama berada di Filipina yang membuat Tgk. Faisal merasa bersyukur ternyata umat Muslim Filipina peserta seminar itu sangat responsif terhadap presentasi tentang akidah Ahlussunnah wal jama'ah (Aswaja) di Aceh yang ia sampaikan dalam bahasa Arab, terutama panitia dari Al Qalam dan United Nations Development Programme (UNDP).

Tgk. Faisal juga berharap, semoga ke depan dayah Aceh bisa kembali mendunia seperti zaman Sultan Iskandar Muda, khususnya di Asia Tenggara.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.