16 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Muncul Petisi Jual Wilayah AS ke Kanada demi Bayar Utang Negara Rp309.000 Triliun

...

  • KOMPAS
  • 21 February 2019 23:10 WIB

Foto via kompas.com
Foto via kompas.com

HELENA - Seorang pria mempunyai ide untuk mengajukan petisi yang tak biasa, karena ia merasa prihatin dengan kondisi utang Amerika Serikat.

Melalui situs Change.org, Ian Hammond telah memulai kampanye petisi untuk menjual Negara Bagian Montana kepada Kanada seharga 1 triliun dollar AS, atau Rp 14.063 triliun.

Diwartakan New York Post, 20 Februari 2019, petisi itu muncul setelah utang AS dilaporkan mencapai 22 triliun dollar, sekitar Rp 309.388 triliun.

Uniknya, petisi tersebut mendapat perhatian dengan tanda tangan yang telah terkumpul mencapai 11.500 dari target 15.000 dukungan.

"Utang negara kita terlalu banyak. Montana juga tidak berguna. Mereka hanya punya berang-berang atau semacamnya," demikian petisi dari Hammond.

Petisi itu menjadi viral dan berhasil mendapat perhatian dari Ketua Komite Administrasi House of Representatives Montana Forrest Mandeville.

Poltisi Republik dari Columbus ini mempunyai ide lucu untuk menandingi petisi itu dengan mengajukan resolusi formal House.

"Saya berpikir seperti... Padahal kami tidak tahu lagu kebangsaan Kanada setelah dua kata pertama. Sesuatu yang lucu seperti itu," kata Mandeville.

Ide tersebut, dikutip dari USA Today, mendapat tanggapan dari koleganya di House Jessica Karjala yang merupakan politisi Partai Demokrat.

"Bagaimana jika ada yang lebih menyukai sirup maple, pelayanan kesehatan yang bagus, maupun teh yang harum?" tanya Karjala.

"Anda bisa memutuskan menolak resolusi ini Karjala," jawab Mandeville. "Atau Anda bisa pindah," ucap anggota House lain Wendy Mckamey.

Butuh setidaknya tiga per empat anggota komite untuk meluluskan rancangan resolusi tersebut. Dan sukses dengan suara 15-5.

"Montana lebih bernilai dari sekadar harga 1 triliun dollar!" ujar Mandeville ketika rancangan resolusi tersebut lulus.

Tapi "kemenangannya" tidak bertahan lama. Resolusinya kemudian ditolak. Meski begitu, Mandeville menyebut rancangan itu hanya lucu-lucuan.

"Saya tidak berpikir AS bakal benar-benar berpikir untuk menjual Montana ke Kanada. Sangat mudah menandatangani petisi yang tak berdampak apa-apa," katanya enteng.[]Sumberkompas.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.