25 June 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Muspika Penanggalan dan Kades Bahas Persiapan Pileg dan Pilpres

...

  • SUDIRMAN
  • 15 April 2019 12:00 WIB

Foto: Sudirman/portalsatu.com
Foto: Sudirman/portalsatu.com

SUBULUSSALAM - Jajaran Muspika Penanggalan Kota Subulussalam, PPK, panwascam, imam mukim dan para kepala desa menggelar rapat koordinasi menjelang pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) pada Rabu 17 April nanti.

Rapat ini digelar Senin, 15 April 2019 di warung Bang Jali Simpang Tugu, Rimo, membahas situasi dan kondisi di masing-masing desa serta kendala apa yang dihadapi dua hari menjelang hari H. Muspika Penanggalan ingin memastikan terciptanya ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) di kecamatan ini agar masyarakat merasa aman dan nyaman datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilih mereka.

Selain menyangkut Kamtibmas, beberapa persoalan lainnya yang dibahas menyangkut pakaian linmas masih  kurang di beberapa kampung. 

Terkait pendampingan pemilih tunanetra, lansia, dan orang yang jiwanya terganggu saat masuk ke TPS turut dibahas dalam rapat koordinasi dipimpin Camat Penanggalan Ronis Bancin itu. Hal ini diungkapkan Kepala Desa Cepu, Unggul Cibro, terkait kegelisahan para lansia dan orang lumpuh untuk menggunakan hak pilihnya jika mereka tidak mendapatkan pendampingan.

Kepala Desa Penutungan, Kholid, mengatakan antusias warga asal Nias di desa itu pada pemilu ini berkurang karena mereka tinggal di gunung dan harus menempuh jarak dua jam perjalanan untuk sampai ke desa.

Ketua PPK Penanggalan, Ustaz Lubis di hadapan para kepala desa mengatakan proses pencoblosan pada 17 April dimulai pukul 07:00-13:00 WIB. Bagi yang menggunakan KTP atau surat keterangan (Suket) baru bisa menggunakan hak pilih pada pukul 12:00 WIB atau satu jam sebelum penutupan.

Ketua Panwascam Penanggalan, Adi Sahputra Manik mengatakan, yang bisa didampingi untuk membantu mencoblos bagi orang buta yang belum bisa menggunakan alat bantu dan orang tidak memiliki tangan (tangannya terpotong).

Camat Penanggalan, Ronis Bancin menyampaikan terima kasih atas kehadiran para kepala desa, imam mukim, PPK dan Panwascam serta pihak kepolisian dan TNI dalam rangka memastikan keamanan di kecamatan ini.

Ronis Bancin menyampaikan kepada para kepada desa jika terdapat isu hoaks (kabar bohong) yang beredar di tengah-tengah masyarakat berpotensi menjadi konflik segera lapor kepada unsur Muspika agar bisa ditangkal.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.