18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Naik Robin Lewat Sungai, Merah Sakti Hadiri Pencanangan Kampung KB Raja Mengkuta

...

  • SUDIRMAN
  • 04 December 2018 20:00 WIB

Wali Kota Subulussalam Merah Sakti SH dan istrinya Hj Sartina. Foto: Sudirman
Wali Kota Subulussalam Merah Sakti SH dan istrinya Hj Sartina. Foto: Sudirman

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, S.H., menghadiri pencanangan Kampung KB Raja Mengkuta di Desa Longkip, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, Selasa, 4 Desember 2018.

Merah Sakti didampingi istrinya, Hj. Sartina, S.E., M.Si., yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Subulussalam. Turut hadir Ketua MPU, H. Azharuddin Paeteh, Asisten I Sekda, Drs. H. Yakob KS., para kepala dinas, badan, kantor dan camat serta kepala bagian Setda Subulussalam.

Untuk sampai ke lokasi acara, Wali Kota Merah Sakti bersama rombongan menggunakan transportasi jalur Sungai Souraya menumpang tiga perahu Robin dengan jarak tempuh sekitar 30 menit saat pergi. Sementara waktu pulang karena melawan arus jarak menempuh lebih lama sekitar satu jam.

Merah Sakti bersama Hj. Sartina dan ajudanya, Edi serta Koramil Longkib Turnip berada dalam satu perahu Robin pertama berangkat menuju lokasi Pencanangan Kampung KB Raja Mengkuta.

Mereka duluan tiba di lokasi disambut Tari Dampeng dan pengalungan bunga oleh masyarakat setempat, setelah sebelumnya Robin yang mereka tumpangi sempat tidak hidup saat lepas dari bibir pantai.

Sekitar 10 menit kemudian rombongan kedua yang berisi para kepala dinas tiba di lokasi Pencanangan Kampung KB.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Subulussalam, Dr. Akmal Jawardi, mengatakan pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal.

"Pencanangan Kampung KB dipilih desa-desa yang tertinggal. Desa ini menjadi binaan, tujuannya untuk meningkatkan  kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan," kata Akmal.

Usai membuka peresmian pencanangan Kampung KB Raja Mengkuta, Wali Kota Merah Sakti dalam sambutannya mengatakan tiga desa yang berada di pinggiran sungai juga akan mendapat bantuan dana yakni Masjid Kampung Panji dan Sepang masing-masing Rp75 juta dan Desa Longkip Rp100 juta telah dialokasikan pada anggaran 2019.

Selain untuk masjid, Merah Sakti juga memberikan bantuan dana masing-masing senilai Rp15 juta untuk Panji dan Sepang serta Longkip Rp20 juta untuk melestarikan budaya Tari Dampeng. Para ibu-ibu perwiritan juga mendapat bantuan dana senilai Rp5 juta.

"Semuanya akan saya tunaikan sebelum 5 Mei 2019," kata Merah Sakti mengingatkan masyarakat bahwa ia akan mengakhiri tugasnya sebagai pucuk pimpinan di Kota Subulussalam pada 5 Mei tahun depan setelah dua periode menjabat sebagai wali kota.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.