20 June 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Nyabu Bareng: IRT Muda Ditangkap Polisi, Suaminya Kabur

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 28 February 2018 20:30 WIB

Tersangka kasus sabu, SS diciduk polisi. Suaminya kabur. Foto: Dok. Polres Aceh Utara
Tersangka kasus sabu, SS diciduk polisi. Suaminya kabur. Foto: Dok. Polres Aceh Utara

LHOKSUKON – Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara menangkap ibu rumah tangga (IRT) berinisial SS, 25 tahun, saat asyik nyabu di rumahnya, di Gampong Matang Raya Barat, Kecamatan Baktiya, Senin, 26 Februari 2018, malam. Sedangkan suami SS, berinisial Id, dilaporkan berhasil kabur.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kasat Reserse Narkoba, AKP Ildani Ilyas, dalam siaran persnya kepada portalsatu.com menyebutkan, penyergapan terhadapan pasangan suami istri itu dilakukan karena pihaknya mendapat informasi bahwa Id kembali berbisnis sabu. Sementara tersangka SS mengaku terpengaruh suaminya yang menjadi pengedar sabu.

“Id baru keluar dua bulan lalu dari Rutan Cabang Lhoksukon setelah dua tahun dipenjara karena kasus narkoba,” ujar Ildani, Rabu, 28 Februari 2018.

Ildani mengatakan, saat ia bersama anggotanya mengintai rumah tersangka, ternyata pasangan suami istri itu sedang asyik memakai sabu sambil membuat paket-paket sabu untuk diedarkan.

“Saat digerebek, Id berhasil lolos dengan cara melarikan diri dari pintu belakang dengan membawa sabu. Id meninggalkan istrinya dengan sisa barang bukti dua paket sabu seberat 0,14 gram, kaca pirek berisi sabu dan seperangkat alat isap atau bong,” ungkap Ildani.

Menurut Ildani, SS mengaku mengetahui bahwa suaminya pengedar sabu “Kadang kalau dapat barang (sabu), saya sama suami pakek sedikit-sedikit. Awalnya dipaksa suami untuk mencicipi sabu,” kata SS kepada penyidik.

“Pelaku (SS) mengaku hanya nyicipin, terus ketagihan, dan akhirnya nurut. Id kini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron,” ujar Ildani.

Ildani menambahkan, saat ini SS yang merupakan ibu satu anak, ditahan di Mapolres Aceh Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dia dijerat dengan Undang-Undang 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman lebih 5 tahun penjara.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.