09 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ombudsman: Deforestasi Penyebab Utama Sering Terjadinya Banjir di Aceh

...

  • portalsatu.com
  • 29 July 2020 10:30 WIB

Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin Husin [Foto: Ombudsman RI]
Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin Husin [Foto: Ombudsman RI]

Pemerintah Aceh perlu melakukan langkah-langkah taktis untuk memastikan keselamatan korban bencana, serta memenuhi kebutuhan dasar hayati mereka.

BANDA ACEH – Sering terjadinya bencana banjir di Aceh, baik banjir bandang, banjir genangan dan banjir rob (naiknya air laut) merupakan indikasi adanya masalah lingkungan hidup, terutama kerusakan hutan (deforestasi). Pemerintah Aceh perlu mengevaluasi kebijakan yang kurang pro-lingkugan, masyarakat juga harus berpartisipasi melakukan pencegahan.

Hal itu disampaikan Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh yang juga Ketua Dewan Pakar Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Aceh, Dr. Taqwaddin Husin.

“Dengan bertambahnya degradasi hutan maka kemampuan hutan untuk menampung air hujan semakin melemah. Inilah yang menjadi sebab utama banjir genangan dan banjir bandang. Apalagi, jika saluran hilir dari daerah aliran sungai tidak berfungsi optimal, baik karena sedimennya yang mendangkalkan sungai maupun karena salurannya telah rusak,” jelas Taqwaddin, Rabu, 29 Juli 2020.

Menurut Taqwaddin, perlu ada upaya mitigasi dan recovery yang komprehensif mulai dari penanganan daerah hulu di dataran tinggi hingga kondisi sungai dan riol-riol di hilir daerah pemukiman.

“Penanganan penting lainnya yang perlu dievaluasi adalah terkait adanya kebijakan pemerintah yang kurang pro-lingkungan. Selain itu, perlu juga dikaji  sikap, tindakan, dan perilaku warga masyarakat terkait dengan alam dan lingkungannya. Hal ini penting, karena merusak lingkungan esensinya akan merugikan diri sendiri,” tambahnya.

Ombudsman RI Perwakilan Aceh menyarankan kepada pemerintah daerah untuk  melakukan langkah-langkah taktis, seperti melakukan evakuasi para warga korban bencana banjir, memastikan keselamatan mereka, serta memenuhi kebutuhan dasar hayati mereka.

“Setelah upaya ini selesai, baru kemudian dilakukan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan,” sarannya.[rilis]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.