22 June 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pamitan di Kodim 0103 Aceh Utara, Pangdam IM Sampaikan Ini

...

  • SIRAJUL MUNIR
  • 13 March 2018 18:20 WIB

Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI, Moch Fachrudin mengunjungi Markas Kodim 0103 Aceh Utara, Selasa 13 Maret 2018. @SIRAJUL MUNIR
Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI, Moch Fachrudin mengunjungi Markas Kodim 0103 Aceh Utara, Selasa 13 Maret 2018. @SIRAJUL MUNIR

LHOKSEUMAWE - Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI, Moch Fachrudin mengunjungi Markas Kodim 0103 Aceh Utara, Selasa 13 Maret 2018. Kegiatan tersebut kunjungan kerja terakhir karena dalam waktu dekat akan pindah tugas sebagai Asops Kasad.

Sebelumnya menyampaikan permintaan maaf dan pamit di hadapan perwira dan prajurit Kodim, Moch Fachruddin didampingi Danrem 011 Lilawangsa, Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, Dandim Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto  menyampaikan beberapa hal antara lain,  netralitas TNI dalam menghadapi tahun politik 2017, sikap TNI terhadap anggota yang terlibat Narkoba dan sinergitas TNI /Polri.

“TNI menjalankan politik negara, tidak boleh ikut dalam aktivitas partai politik  atau menjadi tim sukses, mencoblos dan hal-hal lain.  Jangankan  itu, untuk mendekat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) saja tidak boleh, prajurit harus netral.  Ada sanksi tegas bila ada ada prajurit yang melanggar hal itu, kecuali istri atau keluarga dari anggota TNI , itu dibolehkan,” ujar Pangdam dalam pidatonya.

Selama setahun terakhir, Pangdam menilai kondisi keamanan di Lhokseumawe dan Aceh Utara sangat kondusif, dan program-program yang dijalankan TNI berjalan dengan baik, seperti TMMD ke 100, buka sawah baru, dan berhasil mengamankan 6 pucuk senjata api sisa konflik yang diserahkan masyarakat secara sukarela.

Terkait Narkoba, Moch Fachruddin menjelaskan ada 11 oknum anggota TNI yang sudah dipecat selama 2017. Mereka dikeluarkan secara tidak hormat dan kini masih menjalani masa hukuman penjara karena terlibat Narkoba.

“TNI sangat tegas dalam hal Narkoba, jangankan menjadi kurir atau bandar, bagi yang mengkonsumsi ancamannya pecat. Kita tidak main-main  kita buktikan 11 oknum sudah dipecat dari kesatuan TNI di wilayah Kodam IM,” tegasnya.

Ia memperingatkan prajurit, jangan tergiur hidup dengan materi mewah, karena sifat itu bisa menjerumuskan TNI terlibat dalam praktik-praktik melanggar hukum, salah satunya Narkoba. Hiduplah sederhana, syukuri apa yang telah diberikan Allah SWT, nasehatnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan pesan Panglima TNI,  tentang sinergitas TNI/Polri tidak hanya dijadikan simbol saja, namun benar-benar dijalankan  dari tingkat atas sampai ke tingkat paling bawah.

Ia meminta Babinsa yang langsung bersentuhan dengan masyarakat setiap hari, bekerjasama dengan Babinkantibmas dari Kepolisian. “ya seperti Babinsa sekali-kali satu sepeda motor dengan Babinkantibmas, turun ke masyarakat dan menjalankan fungsi masing-masing, jadi jangan hanya simbol saja,” tegasnya.

Di akhir pidatonya, Pangdam IM mengatakan sudah mendapatkan tugas baru sebagai Asops Kasad dan ia meminta maaf apabila selama bertugas di Kodam IM ada kesalahan dan hal yang tidak menyenangkan.

Usai kunjungan kerja di Kodim Aceh Utara Pangdam IM dan rombongan melanjutkan kunjungan ke Batalyon 114 Satria Musara di Bener Meriah dan ke Kodim Aceh Tengah.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.