26 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pangdam IM Imbau Jaga Perdamaian Aceh, Wali Nanggroe Tetap Perjuangkan Isi MoU Helsinki

...

  • PORTALSATU
  • 15 August 2020 23:55 WIB

Foto: Penerangan Korem Lilawangsa
Foto: Penerangan Korem Lilawangsa

ACEH UTARA - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Hasanuddin, mengimbau semua pihak menjaga kedamaian dan perdamaian Aceh yang saat ini telah berusia 15 tahun.

Hal itu disampaikan Pangdam IM pada acara Dialog Kebangsaan dalam kegiatan Serbuan Teritorial Kodim 0103/Aceh Utara di jajaran Korem 011/Lilawangsa, di Desa Bukit Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Sinergi TNI, Polri dan masyarakat dalam menjaga perdamaian sudah menjadi komitmen bersama untuk memajukan Aceh menjadi lebih baik lagi. "Harapan kita dengan adanya perdamaian ini Aceh ke depan bisa bangkit dan maju,” ujar Pangdam IM. 

“Perlu kita sadari bersama bahwa belum semuanya terealisasi butir-butir MoU Helsinki, tetapi pemerintah akan mengupayakan keinginan rakyat Aceh yang lebih baik ke depan, tentunya dalam tahapan maupun proses dan masyarakat tetap bersabar. Mari secara bersama-sama menjaga perdamaian yang selama ini sudah berjalan sudah baik di Aceh,” tuturnya.

Banyak hal yang perlu dicapai dan tidak ada pembatas hubungan di antara kita, dan ini bukan suatu seremonial, kata Pangdam IM mengutip pernyataan Wali Nangroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar.

Menurut Pangdam, banyak hal dan tanggung jawab moral bagaimana menyejahterakan masyarakat Aceh ke depan, termasuk menjaga kesehatan kita semua seluruh masyarakat yang ada di Aceh dalam menghadapi Covid-19 melakukan kebiasan baru menuju new normal.

Sementara itu, Wali Nangroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar mengatakan memang selama ini banyak masyarakat Aceh yang bertanya, apakah sudah terealisasikan butir-butir MoU Helsinki.

“Memang ada beberapa butir lagi yang belum selesai. Tetapi bagi saya yang ikut menandatangani kesepakatan perjanjian MoU antara GAM-RI, saya tetap memperjuangkannya. Setiap ada kesempatan saya bertemu dengan petinggi-petinggi Pemerintah Indonesia untuk membahas tentang poin-poin perjanjian tersebut,” ujar Malik Mahmud.

“Kita selalu membicarakan masalah Aceh apa yang belum terlaksanakan. Saya melihat keadaan terkadang kita merasa kecewa, tetapi kita melihat Pemerintah Indonesia ada masalah tersendiri. Karena ada pihak-pihak segelintir yang tidak senang terhadap kita, atau perdamaian yang masih memengaruhi kebijakan-kebijakan yang seharusnya diambil oleh pemerintah pusat terhadap Aceh”.

“Namun demikian, sampai saat ini hubungan kami dengan TNI, Polri cukup aman. Rakyat Aceh ingin kedamaian secara menyeluruh, maka diharapkan kepada Pangdam IM dan Kapolda Aceh agar menyuarakan aspirasi masyarakat Aceh ini ke pemerintah pusat. Karena sudah banyak hal yang sudah dilakukan untuk mencapai perdamaian Aceh hingga tingkat dunia”.

“Maka mayarakat Aceh jangan gundah dengan kondisi saat ini, memang hal lumrah dalam setiap persoalan pasti ada kendalanya. Tetapi bagi kita masyarakat Aceh harus tetap bersabar dan bersatu, untuk menuntut hak-hak kita sebagaimana yang sudah dijanjikan”.

"Saya bersama Mualem sudah beberapa kali menjumpai Presiden di Istanah Negara guna menyampaikan aspirasi masyarakat Aceh. Pada intinya persoalan ini tetap berjalan, namun masih dalam proses. Terlebih saat ini sedang dilanda Covid-19, sehingga kita harus memaklumi, dan perjuangan ini tetap kita upayakan hingga terwujud," pungkas Wali Nanggroe Aceh.

Usai acara Dialog Kebangsaan, Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin didampingi Wali Nangroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar, Ketua KPA Muzakir Manaf (Mualem), Kapolda Aceh Irjen Pol. Wahyu Widada, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro, menyerahkan bantuan serbuan teritorial. Di antaranya, kunci rumah layak huni yang telah dibangun untuk kaum duafa yang sebelumnya menempati rumah tidak layak huni (RTLH), peralatan olahraga, cetak sawah, bioflok kepada perwakilan masyarakat, dilanjutkan meninjau Bioflok Serbuan Teritorial Kodim 0103/Aceh Utara.

Kegiatan Dialog Kebangsaan Serbuan Teritorial Kodim 0103/Aceh Utara di jajaran Korem 011/Lilawangsa turut dihadiri Ketua DPRA, Ketua BRA Aceh, Dandim 0103/Aceh Utara, dan ramai warga Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.