05 June 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pangkas Anggaran Bimtek, Geuchik Ini Bentuk Relawan Gampong Lawan Covid-19

...

  • PORTALSATU
  • 02 April 2020 15:30 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Gampong Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, membentuk relawan dan membuka Posko Gampong Siaga Lawan Covid-19 sebagai upaya pencegahan dan antisipasi penyebaran Coronavirus Disease 2019.

Hal ini lakukan atas dasar Keputusan Bupati Aceh Utara Nomor: 360/184/2020  tertanggal 18 Maret 2020 tentang Penetapan status keadaan tertentu bencana wabah penyakit akibat Covid-19 di Kabupaten Aceh Utara.

Relawan Desa Lawan Covid-19 diketuai langsung oleh Geuchik dan Ketua Tuha Peut sebagai wakilnya. Sementara keanggotaan relawan terdiri dari perangkat gampong, anggota Tuha Peut, Kepala Dusun, Pendamping Lokal Desa, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pendamping Desa Sehat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Karang Taruna, pengurus PKK dan Kader Penggerak Masyarakat Desa (KPMD).

"Langkah-langkah pencegahan dilakukan dengan mengedukasi masyarakat melalui sosialisasi yang tepat dengan menjelaskan perihal informasi terkait dengan Covid-19, baik gejala, cara penularan, maupun langkah-langkah pencegahannya," ujar Geuchik Gampong Kilometer VIII, Mahyeddin Abubakar, Kamis, 2 April 2020.

Selain itu, melakukan pendataan terhadap penduduk yang rentan sakit, seperti orang tua, balita, serta orang memiliki penyakit menahun, penyakit tetap dan penyakit kronis lainnya. 

Menurut Geuchik Mahyeddin, dirinya bersama tim relawan juga telah mengidentifikasi fasilitas gampong yang bisa dijadikan sebagai ruang isolasi apabila nantinya keadaan genting.

Posko Relawan Desa Lawan Covid-19 yang aktif sejak 30 Maret 2020 telah melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya yang dianggap perlu serta menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

 

 

Mahyeddin menyebutkan, anggaran pencegahan virus mematikan tersebut diambil melalui perubahan anggaran Bimtek Geuchik tahun 2020. "Keselamatan kita semua lebih penting dari Bimtek," jelas geuchik yang sering disapa Nyak Din itu.

Menurut Nyak Din, pihaknya belum mengarahkan anggaran untuk pengadaan sembako kepada warga. Selain belum adanya instruksi Bupati, menurutnya, aktivitas warga setempat yang umumnya petani kebun masih berjalan seperti biasa.

"Namun demikian harga jual untuk komoditi (komoditas) unggulan yang dihasilkan petani gampong ini ada juga yang sudah anjlok seperti harga pinang dan hasil petani hortikultura," ungkap Nyak Din.

Nyak Din menyatakan, tidak tertutup kemungkinan kalau situasi semakin memburuk, pihaknya akan mengubah kembali APBG untuk pengadaan sembako.

"Namun untuk saat ini dengan melihat dampak di lapangan saya pikir terlalu dini untuk menganggarkan pengadaan sembako ke warga mengingat kita belum tahu sampai kapan situasi darurat corona ini berlaku," pungkas Nyak Din.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.