26 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Pemilu 2019
Panglima Laot Ini Imbau Nelayan ke TPS Dulu Baru Melaut

...

  • ANTARA
  • 16 April 2019 15:10 WIB

Nelayan menjaring ikan di perairan Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (16/4/2019). (Antara Aceh/ Anwar)
Nelayan menjaring ikan di perairan Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (16/4/2019). (Antara Aceh/ Anwar)

MEULABOH - Panglima Laot Aceh Barat, Amiruddin, mengimbau nelayan setempat tidak melaut pada pagi Rabu, 17 April 2019, agar dapat menggunakan hak pilihnya.

"Kita berharap nelayan meluangkan waktu pagi (Rabu, 17 April) untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Setelah memilih silakan melaut, karena pemilu ini lima tahun sekali kita ikuti," kata Amiruddin di Meulaboh, Selasa, 16 April 2019.

Amiruddin menyampaikan, memang tidak ada ketentuan pantang melaut atau larangan melaut bagi nelayan pada hari pemilu serentak tahun ini. Apalagi hukum adat hanya berkenaan dengan momen sakral keagamaan dan kalender nasional. Seperti 17 Agustus, lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, setiap hari Jumat dan hari mengenang gempa dan tsunami Aceh 26 Desember. Selain itu, tidak ada ketentuan yang mengikat seorang nelayan dilarang melaut secara adat.

"Tidak ada aturan adat yang dilanggar kalau melaut pada hari tersebut, tetapi alangkah baiknya jika semua nelayan kita mendampingi keluarganya mengikuti pemilu, apalagi undangan dari panitia sudah diterima," ujarnya.

Menurut Amiruddin, nelayan daerah setempat memiliki jadwal melaut dengan bilangan hari yang berbeda-beda. Ada yang melaut hanya satu hari, yakni pergi pagi pulang siang, ada pula nelayan melaut sampai tujuh hingga 15 hari di laut.

Nelayan yang mungkin saat ini berada di laut tengah mencari rezeki akan pulang untuk mengikuti pemilihan, kemudian nelayan yang belum melaut diminta mengingat bahwa Rabu 17 April 2019, semua rakyat Indonesia akan memilih.

"Apalagi daerah kita Aceh Barat ini sangat banyak masyarakatnya pesisir dan berprofesi sebagai nelayan, ketika mereka tidak sempat ke TPS menggunakan hak pilihnya, berapa banyak suara yang tidak terpakai," katanya.

Amiruddi percaya nelayan daerahnya telah mengetahui hari pemungutan suara tersebut.

Reporter: Anwar.[]Sumber: antaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.