21 July 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Panwaslih Temukan Indikasi Penggunaan Fasneg Tempat Kampanye

...

  • SUDIRMAN
  • 19 March 2018 16:00 WIB

Ketua Panwaslih Kota Subulussalam, Asmiadi Ujung. @Sudirman/portalsatu.com
Ketua Panwaslih Kota Subulussalam, Asmiadi Ujung. @Sudirman/portalsatu.com

SUBULUSSALAM - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Subulussalam menemukan indikasi dugaan pelanggaran menggunakan fasilitas negara (fasneg) yakni Pasar Tradisional Suka Maju, Sultan Daulat dijadikan tempat kampanye dialogis pasangan calon nomor urut 5, H. Affan Alfian Bintang, S.E., - Drs. Salmaza, M.A.P., atau Bisa.

Ketua Panwaslih Kota Subulussalam, Asmiadi Ujung kepada portalsatu.com, Senin, 19 Maret 2018, mengatakan dugaan pelanggaran kampanye menggunakan fasneg itu terjadi pada Sabtu, 17 Maret 2018, malam.

"Itu temuan Panwascam Sultan Daulat, saat itu turun ke lokasi kampanye dialogis," kata Asmiadi Ujung.

Asmiadi Ujung menyebutkan, Panwascam Sultan Daulat juga menemukan waktu kampanye dialogis seharusnya berdasarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kapolres Aceh Singkil dengan batas izin kampanye dialogis sampai pukul 23:00 WIB. "Sementara dalam kampanye malam Minggu itu lewat pukul 24:00 WIB," katanya.

Temuan ini sedang ditindaklanjuti oleh Panwaslih Subulussalam dan akan diplenokan dalam waktu lima hari. Tindakan itu diduga melanggar PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye menggunakan fasilitas negara.

"Sanksi berupa teguran kepada yang bersangkutan, tapi kalau tindakan yang sama juga dilakukan, kami akan minta suruh bubar," kata Asmiadi Ujung.

Ia mengimbau kepada seluruh paslon Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam supaya tidak menggunakan fasneg untuk kegiatan kampanye.[]

 

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.