09 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pasien Rujukan Sabang Bukan Covid-19, ODP Jadi 204 Orang di Aceh

...

  • portalsatu.com
  • 22 March 2020 22:00 WIB

Saifullah Abdulgani. Foto: Humas Setda Aceh
Saifullah Abdulgani. Foto: Humas Setda Aceh

BANDA ACEH —Seorang pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dari Kota Sabang, Sabtu, 21 Maret 2020, sekira pukul 18.30 WIB, bukan penderita Covid-19. Pasien tersebut sudah dibolehkan pulang oleh dokter ahli yang menanganinya. Namun, jumlah orang dalam pemantauan atau ODP di Aceh menjadi 204 orang. 

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani dalam rilis informasi harian Covid-19 Aceh dikirimkan ke awak media, Ahad, 22 Maret 2020.

Menurut pria akrab disapa SAG itu, pasien berinisial RP (29) itu merasa agak pening, batuk, dan gatal tenggorokan. Dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh karena memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta dan Bandung baru-baru ini.

“Pasien RP sudah diperbolehkan pulang karena secara medis tidak ada indikasi yang mengarah ke Covid-19,” kata SAG mengutip laporan RSUDZA Banda Aceh. 

Jubir Pemerintah Aceh ini menyayangkan data rinci pasien RP itu sempat beredar di melalui WhatsApp, karena dalam protokol penanganan orang dalam pantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) hal tersebut tidak dibenarkan. 

Jubir Covid-19 SAG mengimbau petugas kesehatan, keluarga, kerabat, dan masyarakat, agar lain kali menahan diri dan tidak mengedarkan informasi apa pun tentang ODP atau PDP. 

“Mohon bersabar dan menunggu informasi yang dikeluarkan oleh petugas yang berwenang,” harapnya. 

Bila ada keluarga, tetangga, kerabat, atau mengetahui ada yang demam, batuk, atau sakit kepala, jangan langsung dicurigai Covid-19. Hanya dokter ahli yang memiliki otoritas menjelaskan Covid-19 atau bukan. 

"Jangan bikin heboh sehingga data pasien tersebar," pintanya. 

SAG menjelaskan, jumlah ODP meningkat dari 84 orang pukul 10.00 WIB Sabtu (21-03-2020) menjadi 97 orang pukul 17.00 WIB, bertambah lagi menjadi 204 orang, hari ini, Ahad (22-03-2020), pukul 17.00 WIB. 

Penambahan itu karena banyak orang baru pulang dari daerah penularan lokal, seperti Jakarta, Bandung, dan bahkan ada yang pulang dari luar negeri. Mereka hanya ODP, bukan PDP, dan sama sekali bukan Covid-19. 

Sementara jumlah PDP yang masih dirawat di RSUDZA empat orang dan satu lainnya dirawat di RSUD Cut Meutia Lhokseumawe. Mereka dirawat karena memenuhi kriteria status PDP, dan bukan penderita Covid-19.

“Belum ada satu pun penderita Covid-19 di Aceh,” tegas SAG.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.