20 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pelisa Meuseuraya di Makam Tgk Chik Panteriek

...

  • Jamaluddin
  • 28 January 2019 11:00 WIB

Pelajar Peduli Sejarah Aceh (Pelisa) di Komplek Makam Tgk. Chik Panteriek, Lueng Bata, Banda Aceh pada Minggu, 28 Januari 2019. @Jamaluddin/portalsatu.com.
Pelajar Peduli Sejarah Aceh (Pelisa) di Komplek Makam Tgk. Chik Panteriek, Lueng Bata, Banda Aceh pada Minggu, 28 Januari 2019. @Jamaluddin/portalsatu.com.

BANDA ACEH - Pelajar Peduli Sejarah Aceh (Pelisa) bermeuseuraya bersama Mapesa dan Cisah di Komplek Makam Tgk. Chik Panteriek, Lueng Bata, Banda Aceh, pada Minggu, 27 Januari 2019.

Ketua Pelisa Muhammad Nandar mengatakan bahwa, Napak Tilas (mengikuti jejak) Sejarah Aceh dan meuseraya  ke Banda Aceh pada 2019 ini diikuti oleh 22 orang putra dan putri dari sekolah SMA Negeri 5 Lhokseumawe yang tergabung dalam Pelisa.

"Tujuan dari Pelisa adalah merawat, menjaga, dan melestarikan budaya dan sejarah-sejarah Aceh masa silam," katanya.

Pelisa yang telah didirikan sejak 2014 itu mengagendakan perjalanan bermeuseuraya ke Banda Aceh dan Aceh Besar sebanyak sekali dalam setahun, sementara di Lhokseumawe dan Aceh Utara, berdasarkan penjelasan Nandar, di situs makam peninggalan Samudra Pasai terkadang bermeuseuraya dilakukan dua kali dalam sebulan.

"Saya berharap kepada pemerintah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar supaya memberikan perhatian yang lebih kepada lembaga-lembaga peduli sejarah Aceh, karena Aceh ini mempunyai banyak sekali sejarah, tentang endatu-endatu kita terdahulu, sultan-sultan kita terdahulu," kata Nandar.

Pembina Mapesa Tgk. Taqiyuddin Muhammad kepada Pelisa setelah bermeuseuraya di Komplek Makam Tgk. Chik Panteriek mengatakan bahwa para tokoh Aceh masa lalu adalah pelopor, mereka adalah yang melakukan perubahan-perubahan dalam berbagai persoalan, dan mereka adalah orang-orang yang pantas diingat oleh Aceh dan bangsa-bangsa lain.

"Aceh adalah satu identitas yang kita warisi dari masa lalu, dan tanggung jawab orang Aceh bukan hanya untuk hidup sejahtera tetapi juga bertanggung jawab untuk menyejahterakan orang lain, juga memimpin orang lain," kata Taqiyuddin.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.