24 September 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pembacaan Vonis Enam Terdakwa Kasus Tambang Emas Ilegal Ditunda

...

  • ZAMAH SARI
  • 13 March 2018 15:43 WIB

SIGLI - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sigli menunda pembacaan vonis terhadap enam terdakwa kasus tambang emas ilegal di Kabupaten Pidie, Selasa, 13 Maret 2018. Penundaan pembacaan vonis ini disebabkan belum adanya musyawarah antara sesama hakim.

Sidang tersebut diketuai Safri SH, MH dengan anggota Zainal Hasan SH., MH, dan Samsul Maidi, SH. Dalam sidang tersebut turut menghadirkan para terdakwa, yaitu Muhammad Handoko (33), Umar (28), Munawir (32), Fadli (42), Zulfahnur (21) dan T. Bustami (33). Majelis hakim membacakan putusan tunda hingga pekan depan usai sesaat membuka sidang terhadap enam terdakwa kasus tambang ilegal di Pidie tersebut.

“Kita melanjutkan sidang pembacaan putusan dalam perkara ini akan kita lanjutkan pekan depan, karena kami para hakim belum melakukan musyawarah,” kata Safri.

Pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pidie menuntut dua tahun penjara terhadap keenam terdakwa dengan dakwaan melanggar hukum dengan membuka tambang ilegal di kawasan Lhok Kuala, Kecamatan Tangse, Pidie. Selain tuntutan kurungan badan selama 2 tahun, kepada para terdakwa juga dikenakan denda Rp200 juta subsider enam bulan penjara. Dalam kasus ini, penegak hukum turut mengamankan satu unit excavator (bachoe) dari lokasi tambang emas yang sekarang sudah dipinjampakaikan kepada pemilik.

Kuasa para terdakwa, Said Safwatullah, SH, menerima dan memaklumi keputusan hakim yang menunda pembacaan vonis terhadap kliennya. Hal ini menurutnya dikeranakan kesibukan para majelis hakim.

“Kita paham akan kesibukan majelis hakim sehingga belum melakukan musyawarah untuk mengmabil kesimpulan pembacaan putusan terhadap klien kita,” kata Said.

Said sudah menyampaikan sejumlah bahan sebagai pertimbangan majelis hakim untuk dapat meringankan hukuman terhadap kliennya. Lagipula para klien Said telah mengakui kesalahan dan memiliki alasan kuat kenapa bekerja di tambang emas demi untuk menafkahi keluarga.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.