12 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia

Persoalan Utang Aceh Utara
Pembahasan Belum Tuntas, TAPK dan Banggar Dewan Kembali Rapat Malam

...

  • PORTALSATU
  • 13 March 2018 23:00 WIB

Mobil pejabat pemerintah dan pihak DPRK parkir di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Selasa, 13 Maret 2018, malam. @Irman/portalsatu.com
Mobil pejabat pemerintah dan pihak DPRK parkir di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Selasa, 13 Maret 2018, malam. @Irman/portalsatu.com

LHOKSEUMAWE – Pembahasan anggaran Aceh Utara tahun 2018 untuk pembayaran utang 2017 sampai saat ini belum tuntas. Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) dan Badan Anggaran DPRK Aceh Utara kembali menggelar rapat pada malam hari. Kali ini, rapat berlangsung di Op-Room Kantor Bupati Aceh Utara, Selasa, 13 Maret 2018, malam.

Pantauan portalsatu.com, sekitar pukul 21.20 WIB, tampak belasan mobil parkir di halaman Kantor Bupati (Sekretariat Kabupaten) Aceh Utara. Salah satunya, mobil dinas Wakil Ketua I DPRK Aceh Utara, Mulyadi CH. Lampu Op-Room Kantor Bupati terlihat menyala. Beberapa pegawai terlihat duduk di ruangan samping Op-Room Kantor Bupati.

“Rapat dua pihak (TAPK dan Badan Anggaran DPRK) di op-room, bahas anggaran 2018 lagi karena belum selesai,” kata satu sumber kepada portalsatu.com.

Sumber itu menyebutkan, rapat berlangsung sejak usai salat Isya, dihadiri Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf alias Sidom Peng, Kepala Inspektorat, Salwa, Kepala Bappeda, Zulkifli, Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK), Nazar, dan sejumlah pejabat lainnya. Sedangkan Sekda, Abdul Aziz sebagai Ketua TAPK Aceh Utara tidak hadir. Menurut informasi, yang bersangkutan sedang sakit.

Sementara dari DPRK Aceh Utara dihadiri Wakil Ketua I, Mulyadi CH, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRK, Arafat Ali, Wakil Sekretaris Banggar DPRK, Anzir, S.H., dan sejumlah anggota Banggar DPRK.

Menurut beberapa sumber, rapat tersebut selesai sekitar pukul 22.00 WIB. Pembahasan anggaran untuk pembayaran utang itu masih belum tuntas, sehingga akan dilanjutkan pada pertemuan selanjutnya, tapi belum ditentukan jadwalnya.

Wakil Sekretaris Banggar DPRK Aceh Utara, Anzir, menjawab portalsatu.com lewat telepon seluler, sekitar pukul 22.10 WIB, mengakui, pihaknya baru saja selesai mengikuti rapat dengan Wabup dan TAPK di Kantor Bupati. Menurut Anzir, rapat kedua belah pihak akan dilanjutkan pada kesempatan berikutnya masih dalam rangka mencari solusi sesuai ketentuan berlaku soal anggaran untuk pembayaran utang tahun 2017. Namun, ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait pembahasan dalam rapat pada malam ini.

Informasi diperoleh portalsatu.com, pihak DPRK juga mengadakan rapat dengan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, di Pendopo Bupati, Senin, 12 Maret 2018. Dalam pertemuan Bupati dan Banggar DPRK itu, menurut satu sumber, turut dihadiri Ketua DPRK, Ismail A. Jalil.

Ditanya terkait hal itu, Anzir mengatakan, kemarin (Senin) merupakan rapat koordinasi pihak DPRK dengan Bupati Aceh Utara. Menurut Anzir, dalam pertemuan itu, Bupati dan DPRK sepakat agar pembahasan dituntaskan secepatnya, sehingga dapat ditetapkan Qanun APBK 2018.

“Bupati berharap kedua belah pihak (TAPK dan Banggar DPRK) proaktif menyelesaikan pembahasan agar APBK dapat dilaksanakan secepatnya sesuai ketentuan berlaku. Jadi, Bupati dan DPRK pada prinsipnya memiliki komitmen yang sama,” ujar Anzir.  

Diberitakan sebelumnya, Rancangan Qanun Aceh Utara tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RAPBK) tahun 2018 sampai saat ini belum ditetapkan menjadi qanun. Pasalnya, eksekutif dan legislatif Aceh Utara gagal mencapai kesepakatan meskipun sudah beberapa kali pertemuan membahas anggaran untuk pembayaran utang tahun 2017 senilai Rp173,71 miliar lebih.

Bupati Aceh Utara kemudian melaporkan persoalan tersebut kepada Gubernur Aceh pada pengujung Februari 2018. Saat ini, bupati masih menunggu petunjuk gubernur untuk mempercepat penetapan RAPBK Aceh Utara. Hal ini menunjukkan, belum jelas kapan anggaran Aceh Utara 2018 dapat dicairkan, termasuk untuk membayar utang tahun 2017 kepada pihak ketiga. (Baca: Persoalan RAPBK 2018, Bupati Menunggu Petunjuk Gubernur)[](idg)

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.