17 June 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pemkab Aceh Barat Belum Tindaklanjuti Rekomendasi Soal Pencemaran Lingkungan?

...

  • Rino
  • 06 May 2019 11:30 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat diduga mengabaikan surat yang dikirim oleh Komnas HAM Kantor Perwakilan Aceh belum lama ini.

Surat itu berisi rekomendasi agar kabupaten yang dipimpin Ramli MS., menindaklanjuti persoalan kualitas lingkungan Desa Peunaga Cut Ujong yang dinilai menurun akibat adanya aktivitas PT Mifa Bersaudara dan PT Energi Bara Lestari Nagan Raya.

Dalam salinan surat bernomor 496/PMT 3.5.1/IV/2019 yang diterima portalsatu.com, terdapat poin meminta agar kabupaten itu mengawasi pembersihan ceceran batu bara dilakukan perusahaan di wilayah pantai Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo.

Wartawan portalsatu.com sudah mencoba menghubungi Bupati Aceh Barat, Ramli MS., dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Barat, Muliyadi, untuk dimintai tanggapan, namun belum berhasil.

Seorang sumber dari bagian humas kabupaten mengaku bahwa surat tersebut belum diterima oleh bupati. Pengakuan ini berbanding terbalik dengan pernyataan dari Komnas HAM Kantor Perwakilan Aceh.

"Surat ini betul. Posisi Komnas HAM mendorong agar rekomendasi itu dijalankan," kata Analis Pengaduan Komnas HAM Kantor Perwakilan Aceh, Eka Azmiyadi, kepada portalsatu.com, belum lama ini.

Koordinator Gerakan Rakyat Anti-Korupsi (GeRAK) Aceh Barat, Edy Syahputra menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Baginya, persoalan tersebut menyangkut dengan hak asasi manusia yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

"Tidak sepatutnya, surat yang ditujukan langsung kepada pimpinan daerah dalam bentuk rekomendasi tersebut didiamkan," kata Edy kepada portalsatu.com, Minggu, 5 Mei 2019, malam.

Menurut Edy, surat rekomendasi tersebut membuktikan indikasi pencemaran lingkungan di Desa Peunaga Cut Ujong. Hingga saat ini, kata dia, belum ada penyelesaian yang komprehensif mengenai masalah tersebut.

"Kita kembali berharap dan sangat-sangat berharap agar Pemkab Aceh Barat bersama dengan dinas yang membidangi masalah tersebut untuk segera bertindak," harap Edy.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.