20 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pemko Diminta Jangan Abaikan Program Mitigasi Bencana

...

  • PORTALSATU
  • 29 December 2017 20:30 WIB

Anggota DPRK Banda Aceh Arida Sahputra
Anggota DPRK Banda Aceh Arida Sahputra

BANDA ACEH -- Anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Arida Sahputra meminta Pemerintah Kota Banda Aceh melalui BPBD Kota Banda Aceh untuk mengkaji kembali apakah infrastruktur yang ada di kota Banda Aceh sudah cukup memadai untuk daerah seperti Banda Aceh yang rawan bencana.

Hal itu disampaikan Arida Sahputra di sela-sela penyampaian pendapat akhir Fraksi PKS DPRK Banda Aceh terhadap rancangan qanun kota Banda Aceh tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banda Aceh tahun 2017-2022, di DPRK setempat, Jumat, 29 Desember 2017.

Arida mencontohkan jumlah gedung penyelamatan atau escape building yang dirasakan belum merata di seluruh Banda Aceh, karena ada daerah seperti Gampong Pande, Gampong Jawa dan Peulanggahan yang belum memiliki escape building.

“Begitu juga dengan Early Warning System atau sirine peringatan dini yang kabarnya juga belum mampu menjangkau seluruh kota Banda Aceh, jadi program-program yang bersifat mitigasi terhadap bencana ini harus betul-betul mendapatkan perhatian serius,” ujar Arida.

Anggota Komisi B DPRK Banda Aceh ini juga mengingatkan, terjadinya bencana tidak bisa diprediksi sebelumnya, oleh karena itu penting bagi Pemko Banda Aceh dan warga kota untuk terus siap siaga dalam rangka menghadapi ancaman bencana, mengingat daerah Aceh khususnya Banda Aceh merupakan daerah yang rawan akan bencana.

“Maka kami meminta agar mitigasi bencana harus menjadi bagian dari pelaksanaan pembangunan kota lima tahun mendatang, sosialisasi dan simulasi-simulasi harus terus dilakukan, terutama bagi gampong-gampong yang letaknya di pesisir,” katanya.[]

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.