28 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pemko Lhokseumawe Tender Rumah Duafa Tiga Kecamatan, Muara Satu 'PL'

...

  • PORTALSATU
  • 14 October 2020 15:40 WIB

Sumber: LPSE Kota Lhokseumawe
Sumber: LPSE Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pemko Lhokseumawe melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) sedang melelang paket pembangunan rumah duafa untuk Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua dan Blang Mangat bersumber dari APBK Perubahan tahun 2020. Sedangkan untuk Kecamatan Muara Satu, menurut pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tahun anggaran ini akan dibangun hanya satu rumah duafa melalui penunjukan langsung (PL) kepada pihak ketiga.

Dilihat portalsatu.com pada laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Lhokseumawe, Rabu, 14 Oktober 2020, nilai total pagu paket pembangunan rumah duafa untuk Kecamatan Banda Sakti Rp765 juta, Muara Dua Rp595 juta dan Blang Mangat Rp425 juta.

Tahapan lelang paket pembangunan rumah duafa di bawah Dinas PUPR Kota Lhokseumawe untuk tiga kecamatan itu, baru tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga. Pengumuman pemenang tender dijadwalkan pada 20 Oktober, dan teken kontrak, 28-30 Oktober 2020.

Kepala ULP Kota Lhokseumawe, Mulyadi, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), Rabu siang, mengatakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PUPR tidak menyerahkan dokumen lelang pembangunan rumah duafa untuk Kecamatan Muara sehingga tak ditender oleh ULP. 

Menurut Mulyadi, paket pembangunan rumah duafa untuk Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua, dan Blang Mangat, yang sedang dilelang itu dari dana APBK Perubahan 2020. "Setelah pengesaan anggaran perubahan 2020 baru diantar (dokumen oleh PPK Dinas PUPR ke ULP)," kata Mulyadi saat ditanya mengapa baru sekarang (Oktober) ditender paket tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Safaruddin, dua kali dihubungi, Rabu siang, tidak merespons panggilan masuk di telepon selulernya. Melalui pesan WA, Safaruddin mengaku sedang kurang sehat di rumahnya. Dia meminta portalsatu.com mengonfirmasi kepada Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Furqan.

“Mengenai rumah duafa Kec. Muara Satu. Berdasarkan DIPA Dinas PUPR tercantum 1 unit penerima rumah duafa. Sehingga proses pengadaan dilakukan dengan penunjukan langsung secara SPSE dengan menunggu DIPA Perubahan,” ujar Furqan via pesan WA.

Dikonfirmasi lebih lanjut melalui telepon seluler, Furqan menjelaskan mulanya dalam APBK murni 2020 terdapat alokasi dana pembangunan rumah duafa untuk Kecamatan Muara Satu, 1 unit. “Karena refocusing anggaran, menjadi nol, sehingga dialokasikan kembali di APBK Perubahan 2020, untuk Kecamatan Muara Satu tetap satu unit. Makanya tidak ditender, tapi penunjukan langsung,” tuturnya.

Ditanya kenapa hanya satu unit untuk Kecamatan Muara Satu, dan pembangunan rumah duafa itu usulan siapa, Furqan mengatakan, “Kami hanya sebagai pelaksana (anggaran)”.

Furqan juga mengaku tidak ingat berapa unit akan dibangun rumah kaum duafa di Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua dan Blang Mangat, yang sedang dalam proses lelang itu. Pastinya, kata dia, tahun ini pagu dana pembangunan rumah duafa satu unit Rp85 juta.

“Satu unit (pembangunan rumah duafa) untuk Kecamatan Muara Satu, sistemnya nanti penunjukan langsung kepada pihak ketiga yang memenuhi persyaratan,” ucap Furqan.

Catatan portalsatucom, tahun anggaran 2019, pembangunan rumah duafa untuk Kecamatan Muara Satu gagal tender. Setelah mendapat desakan dari berbagai kalangan, termasuk DPRK, akhirnya paket pembangunan 11 rumah duafa di Muara Satu tahun 2019 dilakukan melalui penunjukan langsung. ULP Kota Lhokseumawe menetapkan CV Risfar Corporation sebagai pemenang. Perusahaan itu mengajukan harga penawaran Rp866.062.646,04. Namun, hasil negosiasi disepakati nilanya menjadi Rp865 juta dari total pagu Rp880 juta dan HPS paket Rp879.528.133,79. (Baca: Perusahaan Ini Pemenang Paket Rumah Duafa Kecamatan Muara Satu)

Sementara itu, pembangunan rumah duafa di Lhokseumawe tahun anggaran 2019 di bawah Dinas PUPR untuk Kecamatan Banda Sakti nilai pagu Rp1,84 miliar dan HPS paket Rp1,52 miliar, hasil tender dimenangkan CV Mahco Jaya dengan harga penawaran Rp1.511.390.479,51 (Rp1,51 miliar lebih). Untuk Kecamatan Muara Dua nilai pagu Rp2 miliar dan HPS paket Rp1,76 miliar, dimenangkan PT Nusantara Jaya Karya dengan harga penawaran Rp1.755.426.490,57 (Rp1,75 miliar lebih). Sedangkan Kecamatan Blang Mangat nilai pagu Rp1,76 miliar dan HPS paket Rp1,52 miliar, dimenangkan CV Fika Samaba dengan harga penawaran Rp1.506.353.711,39 (Rp1,50 miliar lebih).(Baca: Ini Rincian Anggaran Pembangunan Rumah Duafa di Lhokseumawe Tahun 2019)[](red)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.