20 January 2021

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pemuda Lancok-Lancok Deklarasikan KaPAL dan Pemutaran Film Antikorupsi

...

  • PORTALSATU
  • 22 November 2020 09:30 WIB

Deklarasi KaPAL. Foto: istimewa
Deklarasi KaPAL. Foto: istimewa

BIREUEN - Pencegahan dan pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum semata. Akan tetapi harus menjadi tugas bersama termasuk para pemuda. Terlebih KPK sebagai salah satu instansi yang dipercaya publik dalam memberantas korupsi telah dipangkas kewenangannya oleh pemerintah melalui revisi UU KPK.

Demikian beberapa poin disampaikan Alumni Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi (AJLK) 2020, Baihaqi, saat deklarasi Komunitas Pemuda Antikorupsi Lancok (KaPAL) dan pemutaran film antikorupsi yang diselenggarakan di Meunasah Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, Sabtu, 21 November 2020, sore.

Deklarasi dan pemutaran ini film ini digagas sejumlah pemuda Gampong Lancok-Lancok, turut dihadiri Mukim Kemukiman Lancok dan perangkat pemerintahan Gampong Lancok-Lancok.

Baihaqi menegaskan keberadaan pemuda khususnya yang tergabung dalam KaPAL harus menjadi mitra strategis bagi aparatur pemerintahan Lancok-Lancok dalam pembangunan. "Bila perlu harus menjadi inovator untuk melahirkan inovasi-inovasi antikorupsi dalam pembangunan," ujarnya.

Ketua KaPAL, Ferianda, mengatakan keberadaan KaPAL bertujuan membangun dan meningkatkan peran serta pemuda dalam pemberantasan korupsi. Di samping itu, KaPAL juga bertujuan membangun kapasitas-kapasitas pemuda Lancok-Lancok untuk terlibat dalam pembangunan. 

"Keberadaan KaPAL juga untuk mendorong pembangunan di Lancok-Lancok yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ucap Ferianda.

Mukim Kemukiman Lancok, Idris akrab disapa Pak Rih, dalam petuah singkatnya menyampaikan sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif para pemuda Lancok-Lancok untuk membentuk KaPAL. Dia mengharapkan agar keberadaan KaPAL didukung pemerintahan Lancok-Lancok, karena bisa menjadi mitra dalam pembangunan.

Ketua Tuha Peut Lancok-Lancok yang juga Asisten I Pemkab Bireuen, Mursyid, menyebut komunitas seperti KaPAL ini merupakan yang pertama di Kabupaten Bireuen. Mursyid mengharapkan KaPAL mampu mengembangkan sayapnya minimal tingkat kecamatan.  

Mursyid menekankan agar keberadaan komunitas ini harus didaftarkan ke Kesbangpol Linmas untuk mendapatkan legalitas dan juga supaya diketahui masyarakat luas.

Teungku Imum Lancok-Lancok, Edi Affan, dalam petuah singkatnya menyampaikan agar KaPAL lebih menekankan pada pendidikan antikorupsi di lingkungan sekitar. Bila perlu KaPAL harus mampu mengedukasi para aparatur pemerintahan gampong dalam hal pencegahan korupsi.

Edi sangat mendukung keberadaan KaPAL dan mengharapkan komunitas pemuda ini memberi kontribusi untuk pemerintahan Lancok-Lancok. "Serta melahirkan gerakan-gerakan perubahan untuk mendorong pemerintahan yang bebas dari tindak pidana korupsi," tuturnya.

Selain pemutaran film mengangkat nilai-nilai antikorupsi, dalam kegiatan ini anggota KaPAL juga membagikan beberapa suvenir kepada para undangan yang ikut berpartisipasi. 

Sebagai informasi, Komunitas Pemuda Antikorupsi Lancok atau KaPAL dibentuk sejumlah pemuda Gampong Lancok-Lancok Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen. Komunitas ini bertujuan mendorong kaum muda di Gampong Lancok-Lancok untuk terlibat dalam proses pembangunan, pencegahan dan pemberantasan korupsi.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2021 All Rights Reserved.