22 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pengakuan Akiong Si Tersangka Maling yang Menewaskan Aisyah

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 09 January 2018 21:40 WIB

LHOKSUKON – Ahmad Ibrahim alias Bang Pin alias Akiong, 46 tahun, warga Dusun Pagieb, Gampong Kumbang, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara mengaku spontan dan khilaf telah mencekik serta melempar Aisyah, 78 tahun, ke
dalam sumur hingga mengakibatkan nyawanya melayang. Menurut Akiong, niat awalnya hanya untuk mencuri.

“Karena melihat cincin di jarinya, jadinya spontan saya cekik dan lempar sumur. Saya khilaf. Saya sudah tinggal di Aceh sejak tahun 1990, sudah punya anak. Dulu tahun 2005 pernah mencuri juga, pernah dihukum masuk rutan. Waktu itu setelah saya masuk Islam (mualaf), saya tidak punya kerja,” ujar Akiong menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji, dalam konferensi pers yang digelar di Polres Aceh Utara, Selasa, 9 Januari 2018.

Untung Sangaji menyebutkan, atas kejahatan yang telah dilakukan, Akiong terancam hukuman 15 tahun penjara. Tuntutan hukuman untuk kasus ini bahkan bisa mencapai 20 tahun penjara.

“Terkait kasus ini, kita sudah temukan barang bukti dan telah memeriksa sejumlah saksi. Saat teknologi sudah tidak bisa diandalkan karena tersangka mematikan handphonenya, maka kita punya teknik lain. Alhamdulillah, berkat doa semua pihak dan kerja keras anggota, kasus ini berhasil terungkap,” ujar Untung Sangaji.

Sebelumnya diberitakan, Aisyah, 78 tahun, warga Gampong Cibrek Tunong, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara ditemukan dalam sumur oleh anaknya, Jumat, 22 Desember 2017 siang. Korban yang dalam kondisi kritis akhirnya menghembuskan nafas terakhir saat menjalani penanganan medis di Puskesmas terdekat. []

Editor: BOY NASHRUDDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.