17 February 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pengurus KPPA Wilayah Pasee Dilantik

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 27 January 2019 21:30 WIB

Pelantikan pengurus KPPA wilayah Pasee di Lhoksukon, Aceh Utara. Foto:  Cut Islamanda/portalsatu.com
Pelantikan pengurus KPPA wilayah Pasee di Lhoksukon, Aceh Utara. Foto: Cut Islamanda/portalsatu.com

LHOKSUKON - Sebanyak 240 orang pengurus Komite Pemenangan Partai Aceh (KKPA) wilayah Pasee dilantik di lapangan upacara Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu, 27 Januari 2019. Pelantikan struktur pengurus KPPA Pasee itu dilakukan langsung oleh Ketua KPPA Pusat, Tgk. M Harun.

Turut hadir di lokasi, Ketua DPA Partai Aceh Muzakir Manaf alias Mualem, Ketua DPW PA Aceh Utara, H. Muhammad Thaib alias Cek Mad (Bupati Aceh Utara), Wakil Bupati Aceh Utara (kader PA) Fauzi Yusuf alias Sidom Peng, Juru Bicara KPA Pasee M. Jhony, Sekjen Tastafi Aceh Utara Tgk. Zulfadli yang akrab disapa Waled Landeng, tokoh ulama Abati Babah Buloh, para caleg PA DPRK Aceh Utara dan DPRA (Aceh Utara-Lhokseumawe) dan pada pendukung PA lainnya.

Setelah dilakukan pelantikan oleh Ketua KPPA Pusat Tgk. M Harun, para pengurus KPPA Aceh Utara beserta para caleg di-peusijuek (tepung tawar) oleh Abati Babah Buloh.

Ketua KPPA Aceh Utara M. Dahlan Ishak menyebutkan, semua yang masih hidup hari ini mewakili rekan-rekan yang telah syahid. “Kemana kita bawa Naggroe Aceh ini ke depan? Jadi, kita baru saja di-peusijuek lebih kurang 240 orang tim pemenangan Partai Aceh, ini adalah jajaran GAM TNA yang ada di wilayah Samudera Pasee, dan ini untuk memperjuangkan Partai Aceh,” ujar M. Dahlan.

Disebutkan, tim pemenangan sebenarnya adalah seluruh ekskombatan GAM di wilayah Samudera Pasee, bukan hanya 240 orang itu saja, karena 240 orang ini hanya formalitas saja. Dalam hal ini, M. Dahlan mengajak semua unsur Partai Aceh untuk saling memperjuangkan hak.

“Partai Aceh saat ini ujung rombak perang politik yang lahir dari darah. Kami harap Partai Aceh ini tanggung jawab kita bersama. Perang politik saat ini, kita lawan sekitar 19 partai politik (parpol). Khusus parlemen, 50 plus satu itu wajib. Kalau tidak, maka kita tidak bisa lagi untuk mengambil hak kita. Kita harus kompak, Wali Nanggroe selalu sampaikan kita harus hidup dalam kekompakan, sehingga musuh takut dengan kita. Di Jawa sana mereka kompak, raja tidak pernah berganti. Malah kita di Aceh tidak ada kekompakan, kita wajib menjaga kekompakan itu,” kata M. Dahlan.

Ketua DPW PA Aceh Utara, H. Muhammad Thaib alias Cek Mad menyebutkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera turun ke daerah-daerah demi untuk memperjuangkan Partai Aceh. “Kita masih diberi usia panjang pada hari ini. Saya harapkan kepada kawan-kawan semua dengan ikhlas terus perjuangkan Partai Aceh, jangan pernah tinggalkan Partai Aceh.”

“Kita harus rebut kemenangan Partai Aceh ini. Karena semua sudah bersama kita, seperti ulama dan para pengusaha yang telah ikut membantu. Pada intinya, dalam waktu dekat saya akan meramaikan Partai Aceh ini ke pelosok-pelosok. Kita menangkan Partai Aceh,” pungkas Cek Mad.

Ketua KPPA Pusat, Tgk. M Harun dalam sambutannya mengatakan, “Kita harus menang dan bersatu, kita sekarang ini perang politik. Perdamaian RI dan GAM bukan karena UU, tetapi karena kesepakatan politik. Percaya atau tidak, Parnas DPRK dan DPRA di Aceh harus bisa menangkan partai lokal (parlok). Kita harus pintar dalam berpikir, harus yakin dan ikhlas.” []

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.