19 August 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Penjual Minuman Keras Dicambuk 38 Kali di Halaman Masjid

...

  • ZAMAH SARI
  • 31 May 2018 21:20 WIB

@Zamah Sari
@Zamah Sari

SIGLI - Seorang perempuan paruh baya, Kha Binti Cut Lam (45), warga Gampong Baro, Kecamatan Pidie, Pidie, dicambuk sebanyak 38 kali, Kamis, 31 Mei 2018, di halaman Masjid Jami’ Al- Misbahul Fahal, Kemukiman Gampong Baro.

Kha yang menjual minuman keras (jarimah khamar), ditangkap pada 17 April 2018 silam. Dia dicambuk sebanyak 38 kali dari 40 kali cambukan vonis hakim, karena melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pidie, Muhammad Abdul, mengatakan Kha terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan jarimah khamar dan telah dijatuhi hukuman cambuk sebanyak 40 kali di depan umum.

“Putusan hukuman cambuk sebanyak 40 kali. Setelah dipotong kurungan 2 bulan sebanyak dua kali cambuk, terpidana dicambuk 38 kali,” kata Muhammad Abdul saat membacakan amar putusan di depan terpidana.

Pelaksanaan hukuman cambuk itu tidak mengacu Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 5 Tahun 2018 yang mengatur pelaksanaan hukuman cambuk di Lapas.

Kepala Satpol PP dan WH Kabupaten Pidie, Iskandar Abbas mengatakan, Pemkab setempat tetap melaksanakan hukuman cambuk di depan umum mengacu pada Qanun Aceh.

“Kita melaksanakan eksekusi cambuk di muka umum mengacu qanun. Qanun lebih kuat dari Pergub. Sehingga kita laksanakan acuan qanun saja. Kesepakatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tetap eksekusi cambuk digelar di muka umum,” tegas Iskandar.[]

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.