29 September 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Penyelidikan Kasus Dugaan Pungli Disdikbud Subulussalam Dimulai

...

  • SUDIRMAN
  • 12 January 2017 12:15 WIB

ilustrasi
ilustrasi

SUBULUSSALAM – Penyelidik Polres Aceh Singkil mulai menyelidiki kasus dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam.

"Penyelidikan kasus ini sudah kita mulai," kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Miliyardin, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Agus Riwayanto Diputra, S.I.K., kepada portalsatu.com, Kamis, 12 Januari 2017.

Agus mengatakan, langkah ini dijalankan karena telah keluarnya surat perintah penyelidikan kasus tersebut. Ia menyebut polisi bekerja profesional dan akan menindak tegas siapa pun pelakunya jika terbukti melakukan pungli tersebut.

(Baca juga: Korban Pungli: Kami Siap Berikan Keterangan ke Polisi dan Jaksa)

Mantan Kapolsek Penanggalan itu mengimbau masyarakat agar sepenuhnya menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian yang sedang bekerja untuk mengungkap kebenaran informasi tentang dugaan pungli itu.

"Kasus ini sedang kami tangani, serahkan sepenuhnya kepada polisi," kata Agus.

Sebelumnya diberitakan, belasan guru PNS di lingkungan Pemko Subulussalam melakukan aksi protes di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait adanya dugaan pungli di instansi tersebut, 30 Desember 2016. Menurut mereka, pengurusan berkas guru di dinas tersebut kerap dipersulit, dan adanya ketentuan penetapan nominal harga untuk mengurus sejumlah berkas termasuk berkas kenaikan golongan.

Kedatangan tenaga pendidik ini disambut Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan, Irwan Yasin beserta sejumlah staf di instansi tersebut. Irwan berjanji akan menindaklanjuti laporan para guru dan mengambil tindakan tegas jika ada pegawai dinas itu yang berani memeras para guru. (Baca: Belasan Guru Demo Dinas Pendidikan Subulussalam)[] (*sar)

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.