28 May 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia

Kasus Pembunuhan Rudaimah
Perintahkan Curi Surat Tanah, Adam Tidak Tahu Rekannya Buta Huruf

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 18 October 2017 13:40 WIB

@Cut Islamanda/portalsatu.com
@Cut Islamanda/portalsatu.com

LHOKSUKON - Adam, 37 tahun, warga Gampong Lueng Tuha, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, mengaku tidak tahu bahwa rekannya, Muhammad alias Ahmad Gayo, 45 tahun, warga Kecamatan Langkahan, tak bisa membaca alias buta huruf.

"Saya hanya perintahkan dan (memberi) upah Ahmad Gayo untuk mengambil surat tanah di rumah Musliadi alias Kolek (anak Rudaimah). Saya tidak tahu kalau dia tidak bisa membaca. Saya baru tahu saat Ahmad memberi keterangan ke polisi," ujar Adam, ditemui portalsatu.com, di sela-sela rekonstruksi kasus pembunuhan Rudaimah, Selasa, 17 Oktober 2017, siang.

Adam menyebutkan, surat tanah yang disuruh ambil itu merupakan tanah sengketa dengan luas sekitar 6 hektare (Ha). Sengketa itu, kata dia, telah dimenangkan almarhum suami Rudaimah di pengadilan.

"Saya tidak suruh bunuh korban, saya hanya suruh ambil surat tanah. Saya baru tahu korban dibunuh setiba di rumah, setelah ada warga yang telepon saya, bilang Rudaimah tewas dibunuh. Saya ikut ke rumah itu, tapi hanya berjaga di ruang depan, sementara Ahmad Gayo masuk ke dalam rumah. Saat saya dengar suara Rudaimah berkata 'oman, kah lage (oh, tenyata kamu)' kepada Ahmad Gayo, saya langsung kabur," ujar Adam.

Kanit Tipidum Satuan Reskrim Polres Aceh Utara, Aiptu Rustam yang ikut mengawal tersangka Adam di lokasi rekonstruksi, mengatakan, "Ya, saat kita periksa, Muhammad alias Ahmad Gayo mengakui tidak bisa membaca alias buta huruf. Makanya saat berada di dalam rumah korban, dia kebingungan mencari di lemari, yang mana surat tanah tersebut. Tersangka Adam tidak tahu bahwa orang yang dia perintahkan mengambil surat tanah itu tidak bisa membaca".

Diberitakan sebelumnya, Polres Aceh Utara menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Rudaimah, 60 tahun, warga Dusun Leubok Muku, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Selasa, 17 Oktober 2017 sekitar pukul 11.45 WIB. Reka ulang itu dilakukan di lokasi kejadian dengan menghadirkan dua tersangka, yaitu Adam dan Muhammad alias Ahmad Gayo.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.