26 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Plt. Gubernur Aceh Minta Mahasiswa Kritik Pemerintah

...

  • portalsatu.com
  • 23 January 2020 21:00 WIB

Nova Iriansyah. Foto: dok. Humas Setda Aceh
Nova Iriansyah. Foto: dok. Humas Setda Aceh

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengimbau seluruh mahasiswa kritis terhadap kebijakan dan program yang sedang dan akan dijalankan Pemerintah Aceh. Meski demikian, Nova mengingatkan agar kritik disampaikan dengan penuh tanggung jawab dan beretika.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur saat menerima kunjungan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM Fisip) se-Aceh, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Kamis, 23 Januari 2020.

“Dalam menjalankan roda pemerintahan, saya tentu membutuhkan masukan dan sumbangan saran, dan kritik adalah salah satu bentuk sumbang masukan. Sebagai mahasiswa, kalian tidak boleh berhenti mengkritik pemerintah. Jika kalian berhenti mengkritik, maka pemerintah bisa kehilangan arah. Namun, kritik tentu harus disampaikan dengan rasa tanggung jawab dan beretika. Yang saya tidak suka itu fitnah, freaknews, bullying,” ujar Nova.

Plt Gubernur menjelaskan, berbagai bentuk bullying dan freaknews yang berkembang di medsos selama ini adalah pembelajaran yang tidak baik bagi generasi muda.

“Segala usia bisa mengakses medsos. Nah, adik-adik kalian mulai dari sekolah dasar hingga SMA tentu dapat membaca praktik bullying, hoax dan freaknews di medsos yang sangat tidak beretika. Hal ini tentu menjadi contoh yang tidak baik bagi generasi mendatang karena kalianlah yang nantinya akan menggantikan kami memimpin negeri ini. Untuk itu kalian harus menjadi pribadi yang matang, memiliki kapasitas dan kapabilitas serta berintegritas,” kata Plt. Gubernur.

Dia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin mengumpulkan mahasiswa, memberi bantuan dan mengharuskan mahasiswa mendukung dan satu suara dengan segala kebijakan pemerintah.

“Kita tidak boleh satu koor, kemudian kalian menjadi pendukung dan mengamini setiap kebijakan pemerintah. Sebagai agen perubahan, sikap kritis mahasiswa sangat kami butuhkan. Sebagai anak bangsa, maka apa yang disampaikan Teuku Riza Murli dari BEM Fisip Unsyiah tadi sudah tepat bahwa tujuan kita sama membawa Aceh ke arah yang lebih baik, sesuai fungsi  masing-masing. Nah, sebagai mahasiswa, maka sumbang saran dan kritik kalian tentu sangat kami butuhkan,” kata Plt. Gubernur.

"Semua elemen di Aceh adalah bagian yang integral dari pembangunan. Kita adalah satu tim, namun dengan posisi dan fungsi yang berbeda, maka jalankan fungsi itu dengan penuh tanggung jawab," ujar Nova.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BEM Fisip Unsyiah Teuku Riza Murli, juga menyampaikan, Fisip Unsyiah akan menjadi tuan rumah Kongres BEM Fisip se-Sumatera yang akan digelar pada 12 hingga 16 Februari mendatang. Untuk itu, Riza mengundang Plt. Gubernur untuk hadir dan membuka kongres yang akan dihadiri 100 peserta.

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Gubernur turut didampingi Juru Bicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata dan Saifullah Abdulgani. Sedangkan para mahasiswa yang bersilaturrahmi adalah perwakilan dari BEM Fisip Unsyiah, BEM Fisip UIN Ar-Raniry, BEM Fisip Unimal dan BEM Fisip Universitas Teuku Umar Meulaboh, dan Ketua Panitia Kongres Anzal Nazar.

Konges BEM Fisip se-Sumatera akan dihadiri peserta dari 30 BEM Fisip. Sejumlah pemateri nasional direncanakan mengisi acara tersebut, di antaranya Menteri Agraria Sofyan Djalil, Anghota DPR RI, T. Riefky Harsya, Anggota DPD RI Fadhil Rahmi dan mantan Koordinator Kontras Haris Azhar.[]adv

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.