22 February 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


PMI Kutuk Tindakan Kekerasan Terhadap Petugas Medis di Palestina

...

  • Fazil
  • 04 June 2018 08:00 WIB

@Istimewa
@Istimewa

LHOKSEUMAWE - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe, mengutuk keras atas penembakan yang dilakukan oknum militer Israel terhadap petugas medis Palestina Razan Al-Najar, saat sedang melakukan pekerjaannya di jalur Gaza.

Ketua PMI Kota Lhokseumawe Junaidi Yahya, mengatakan, penembakan tersebut sangat tidak bisa ditolerir, apalagi mereka bekerja hanya untuk kemanusian dan bukan untuk ikut perang.

“Ini merupakan salah satu bentuk kejahatan perang dan tidak bisa ditolerir lagi,” ujar Junaidi Yahya, dalam siaran pers, Minggu, 3 Juni 2018, malam.

Menurut Junaidi, sejauh ini sudah 123 tenaga medis yang bertugas di Palestina ditembak dan di bom, itu sudah tergolong dalam kejahatan perang, serta telah memenuhi unsur pelanggaran HAM Berat.

Oleh karena itu, PMI Lhokseumawe mendorong agar hukum Humaniter Internasional agar bisa ditegakkan dengan baik, petugas medis yang termasuk dalam Palang Merah Internasional ataupun, perhimpunan suka rela (relawan) harus dihormati dan dilindungi.

"Konvenis Jenewa I 1949 dalam Pasal 24 disebutkan, bahwa anggota dinas kesehatan yang dipekerjakan khusus untuk mencari atau mengumpulkan, mengangkut atau merawat yang luka dan sakit, atau untuk mencegah penyakit dan staf yang dipekerjakan khusus dalam administrasi kesatuan dan bangunan kesehatan harus dihormati dan dilindungi dalam segala keadaan,” ungkap Junaidi Yahya.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.