18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia

Serobot Milik Negara
Polda Aceh Sita 2.576 Ha Lahan Perusahaan Perkebunan Ini

...

  • PORTALSATU
  • 06 December 2018 22:00 WIB

Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Ery Apriyono. Foto: dok. portalsatu.com/Khairul Anwar
Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Ery Apriyono. Foto: dok. portalsatu.com/Khairul Anwar

BANDA ACEH -  Tim Polda Aceh melakukan penyitaan lahan perkebunan seluas 2.576 hektare (Ha) milik PT Delima Makmur di Aceh Singkil.

“Penyitaan lahan ini, sesuai penetapan yang dikeluarkan Pengadilan Negeri (PN) Nomor 147/Pen.Pid/2018/PN Skl di Singkil, 27 November 2018 lalu, yang ditandatangani Wakil Ketua PN Singkil, Asraruddin Anwar,” kata Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Ery Apriyono, dalam keterangannya, Kamis, 6 Desember 2018.

Menurut Ery, penetapan penyitaan lahan ini berdasarkan uraian penyidik tentang perkara penyerobotan lahan negara yang dilakukan perusahaan itu, di kawasan Gampong Telaga Bakti, Kecamatan Singkil Utara, serta Gampong Biskang, Situbuh-Tubuh dan Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris.

"Lahan perkebunan milik PT Delima Makmur itupun langsung disita sebagai barang bukti dari tersangka yang sudah ditetapkan oleh para penyidik Polda Aceh yakni sejumlah direktur atau pejabat di perusahaan tersebut," kata Ery.

Direktur Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol. Agus Sarjito, mengatakan, kasus penyerobotan lahan ini dilaporkan pada April lalu dan hingga kini masih dalam proses penyidikan.

 "Berkas penyerobotan lahan negara ini telah dilimpahkan ke pihak jaksa pada 13 November lalu. Lalu didapatkan Surat Penetapan Izin Penyitaan atas areal tanah seluas 2.576 hektare dari PN Singkil," kata Agus, Kamis, 6 Desember 2018.

Saat ini, pihak penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi seperti dari pihak Dinas Lingkungan Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) serta pihak Dinas Pajak dan Pendapatan, termasuk tiga tersangka yang sudah ditetapkan, kata Agus.

"Kita akan panggil saksi untuk diperiksa dari DLHK, Dinas Pajak dan Pendapatan, termasuk 3 tersangka yang sudah ditetapkan yakni para direktur perusahaan atas nama (inisial) AP, Mei dan Joe," ujar Agus.[](rel)

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.