15 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Polda Aceh Tangkap Pria Bikin ‘Grup G30S STMBangkit’ Diduga Provokasi Demo

...

  • PORTALSATU
  • 10 October 2019 18:15 WIB

Foto: Khairul Anwar
Foto: Khairul Anwar

BANDA ACEH – Tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Aceh mengamankan seorang pemuda asal  Aceh Utara berinisial MIK (30) diduga melakukan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).  MIK dilaporkan membuat ‘Group WhatsApp G30S STMBangkit’ diduga untuk memprovokasi pendemo terkait aksi penolakan RUU KPK.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol.  Ery Apriyono, S.I.K., M.Si., saat konferensi pers di Mapolda Aceh, Kamis, 10 Oktober 2019, mengatakan, MIK diamankan di Lhokseumawe, Kamis, 3 Oktober 2019, sekira pukul 23.00 WIB. MIK ditangkap menindaklanjuti Laporan Polisi Nomor: LP. A/75/X/RES.2.5./2019/SPKT, tanggal 3 Oktober 2019 tentang Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Elektronik.

Menurut Ery Apriyono, MIK diduga melakukan tindak pidana ITE dengan membuat ‘Group WhatsApp G30S  STMBangkit’ pada 25 September 2019 lalu untuk menyebarkan konten-konten yang mengandung unsur provokasi dan SARA, mengajak demo untuk menolak RUU KHUP dan RUU KPK.

“Aksi MIK, mem-posting untuk mendapat perhatian umum dari masyarakat Indonesia yang melihat postingan tersebut dan bertujuan untuk memberi pemahaman yang negatif kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan pemerintahannya, setelah aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di Jakarta pada 25 September 2019,” ujar Ery Apriyono didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh, Kombes T. Saladin.

Ery Apriyono menyebutkan, barang bukti yang diamankan personel Ditreskrimsus Polda Aceh terkait kasus itu, satu Hp Oppo Tipe V5, 2 buah Simcard, satu akun e-mail dan tiga akun Facebook.

Akibat perbuatannya, kata Ery Apriyono, MIK akan dijerat dengan Undang-Undang tentang ITE dan pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.[]

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.