18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Guru Honor Ini

...

  • PORTALSATU
  • 05 December 2018 16:30 WIB

Foto: Khairul Anwar
Foto: Khairul Anwar

BANDA ACEH - Tim Kepolisian Polresta Banda Aceh melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan Danil Juliansyah (24), warga Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman, Rabu, 5 Desember 2018. Guru honorer SD itu ditemukan tewas di sebuah kamar kontrakan di Kuta Alam, Banda Aceh, 11 Oktober 2018.

Dalam reka ulang itu, tersangka Suherman Karo-Karo (28), warga Desa Lawe Aunan, Kecamatan Ketambe, Gayo Lues, memperagakan sebanyak 36 adegan, mulai dari perencanaan pembunuhan hingga korban dieksekusi.

“Rekonstruksi ini bagian dari untuk melengkapi berkas perkara supaya bisa dilimpahkan ke Kejari,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Trisno Riyanto, S.H., melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono, S.IK., di lokasi rekonstruksi yang turut dihadiri pihak kejaksaan.

Miftah menyebutkan, tersangka memperagakan semua adegan sesuai dengan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan penyidikan kepolisian.

Menurut Miftah, tersangka ditangkap di Desa Blang Nangka, Kecamatan Blang Jerango, Gayo Lues. Rabu, 7 November 2018. "Motif pembunuhan, tersangka kecewa karena korban tak melunasi utang terhadap tersangka. Korban merupakan guru honorer SD 53 Lueng Bata, Banda Aceh,” ungkapnya.

Tersangkan dijerat dengan pasal 340 KUHP jo 338 KUHP jo 339 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara dan maksimal seumur hidup dan hukuman mati.

Kepolisian juga telah mengamankan lima orang diduga penadah  barang milik korban yang dicuri tersangka Suherman berupa satu laptop, satu HP merek Xiaomi, dan satu sepeda motor Honda Beat,

Tiga penadah laptop dan HP korban ialah Abdul Aziz (30), Budiman (35), Maddian Haril (43), warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Sumatera Utara. Sedangkan dua penadah sepeda motor Beat, yakni Sudirman (40) dan Abdurrahman, (48), warga Desa Setul, Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues.

“Lima orang penadah barang milik korban akan dijerat dengan pasal 480 KUHP. Barang bukti telah diamankan untuk penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.[]

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.