15 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia

Hari Pahlawan:
Polisi Kenakan Baju Ala Sukarno dan Jenderal Sudirman Razia Pengguna Jalan di Aceh Utara

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 10 November 2018 19:15 WIB

Polisi mengenakan baju ala Sukarno dan Jenderal Sudirman merazia pengguna jalan di depan Poslantas Terminal Kota Lhoksukon, Aceh Utara, 10 November 2018. Foto: portalsatu.com/Cut Islamanda
Polisi mengenakan baju ala Sukarno dan Jenderal Sudirman merazia pengguna jalan di depan Poslantas Terminal Kota Lhoksukon, Aceh Utara, 10 November 2018. Foto: portalsatu.com/Cut Islamanda

LHOKSUKON – Suasana Poslantas di Terminal Kota Lhoksukon, Aceh Utara, terlihat berbeda dari biasanya, Sabtu, 10 November 2018, pagi. Dengan momen peringatan Hari Pahlawan kali ini, sebagian polisi berompi hijau kekuningan terlihat mengenakan seragam tak biasa. Mereka berpakaian ala tokoh pahlawan nasional.

Tepat pukul 10.40 WIB, empat anggota polisi membawa "tandu Jenderal Sudirman". Mereka melangkah di bahu jalan depan Poslantas untuk merazia pengendara yang tidak patuh aturan lalu lintas di jalan raya. Di depan Poslantas, terlihat seorang petugas mengenakan pakaian ala Ir. Sukarno berdiri di atas panggung mini menggunakan mikrofon. Setelah mengucap salam kepada pengguna jalan yang melintas, petugas itu mengimbau para pengendara untuk mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan.

Di sisi kanan panggung, terlihat petugas mengenakan pakaian ala pahlawan Teuku Umar dan Cut Meutia yang siap menilang para pelanggar. Sementara di bahu jalan, beberapa petugas mengenakan pakaian ala pejuang lengkap dengan bambu runcing ikut merazia setiap kendaraan yang melintas.

Dalam hitungan menit, belasan pengendara terjaring dalam razia Operasi Zebra Rencong 2018 tersebut. Sebuah mobil pick-up yang membawa penumpang melebihi kapasitas dihentikan oleh petugas yang mengenakan pakaian ala Ir. Sukarno dan Jenderal Sudirman dikawal ara "pejuang". Sopir dan seluruh penumpang yang merupakan kaum ibu itu diminta berkumpul di depan Poslantas, kemudian mereka mendapat arahan dari petugas yang mengenakan pakaian ala Ir. Sukarno dengan mengusung tema "Pahlawan telah lelah memperjuangkan kemerdekaan, tapi pelanggar malah tidak memperjuangkan keselamatan nyawa sendiri".

“Dalam razia kali ini kita mengambil momen Hari Pahlawan yang secara kebetulan bertepatan dengan Operasi Zebra Rencong 2018. Kita lakukan ini untuk mengedukasi masyarakat agar tetap mengingat jasa-jasa pahlawan di masa lampau, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mengingat jasa pahlawannya. Makanya beberapa personel kita berpakaian dan berlakon seperti tokoh pahlawan. Di kesempatan yang sama, kita juga ingin mengedukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Lantas Iptu Sandy Titah Nugraha di lokasi.

Terkait peringatan Hari Pahlawan, kata Sandy, pihaknya ingin membawa ingatan masyarakat bahwa 350 tahun lalu bangsa Indonesia pernah dijajah oleh Belanda.

“Saat kita sudah merdeka seperti sekarang ini, sudah seharusnya kita mengisi kemerdekaan dengan menjaga nyawa kita dari penjajahan diri kita sendiri, yakni sifat malas yang mengancam jiwa. Misalkan, malas memakai helm dan sabuk pengaman, malas menjaga keselamatan dan hal-hal lain yang bisa mengakibatkan kecelakaan fatal,” ucap Sandy.

Menurut Sandy, jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara dan pengemudi secara garis besar itu sama, hanya itu-itu saja. “Dari awal pelaksanaan Operasi Zebra hingga saat ini, hampir 400 pelanggar yang sudah kita beri surat tilang. Rata-rata tidak pakai helm, tidak pakai sabuk pengaman bagi pengemudi, melanggar batas kecepatan, melawan arus, tidak memiliki atau tidak membawa SIM dan STNK,” pungkas Iptu Sandy.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.