21 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Polisi Sita Sabu 2 Kg di Bandara SIM, 1 Tersangka Ditangkap dan 1 Buron

...

  • PORTALSATU
  • 09 August 2018 19:30 WIB

Tersangka Zul memegang barang bukti sabu sekitar 2 kg. @dok. Satres Narkoba Polresta Banda Aceh
Tersangka Zul memegang barang bukti sabu sekitar 2 kg. @dok. Satres Narkoba Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH – Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh menyita sabu sekitar 2 kg di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Selasa, 7 Agustus 2018, sore. Seorang tersangka yang akan menyelundupkan sabu itu ke Surabaya ditangkap. Seorang tersangka lainnya buron.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. Trisno Riyanto, melalui Kasatres Narkoba, AKP Budi Nasuha Waruwu, Kamis, 9 Agustus 2018, mengatakan, tersangka yang ditangkap berinisial Zul (26), warga Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Sedangkan tersangka yang dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial MA, warga Lhokseumawe.

Budi menjelaskan, pengungkapan kasus sabu tersebut berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai dan Avsec di Bandara SIM terhadap sebuah kotak besar warna cokelat yang sedang melalui pemeriksaan X-Ray, Selasa, sekitar pukul 16.10 WIB. Petugas bandara kemudian menghubungi pihak Satres Narkoba Polresta Banda Aceh dan Polsek Bandara SIM untuk datang ke ruang pemeriksaan dan memastikan isi kotak besar tersebut.

“Juga dilakukan pemanggilan terhadap pemilik barang tersebut, Zul. Disaksikan Zul, kotak tersebut kemudian dibuka untuk dilihat isinya, yaitu sebuah benda mirip hidrolik terbuat dari besi. Zul mengatakan barang itu milik MA, kini masuk DPO, beralamat di Lhokseumawe. Zul menerima barang tersebut dari MA dan akan dibawa ke Surabaya. Sesampainya di Surabaya nanti akan ada seseorang yang datang untuk mengambil hidrolik tersebut,” ujar Budi yang baru beberapa hari resmi menjabat Kasatres Narkoba Polresta Banda Aceh.

Budi melanjutkan, karena waktu keberangkatan sudah mendesak (last minute), Zul dipersilakan naik ke pesawat untuk berangkat tujuan Surabaya dan transit di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara. Namun, barang yang dicurigai tersebut tetap tinggal di Bandara SIM untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh petugas Bandara SIM agar diketahui isinya.

Menurut Budi, petugas Avsec dan Bea Cukai Bandara SIM didamping pihak Satres Narkoba Polresta Banda Aceh dan Polsek setempat lalu melakukan pengeboran kecil di bagian bawah hidrolik tersebut. Dari lubang kecil itu keluar beberapa butir serbuk kristal yang diduga narkotika jenis sabu.

“Setelah diketahui di dalam hidrolik tersebut berisikan narkotika jenis sabu, pihak keamanan Bandara SIM dan kepolisian menghubungi pihak keamanan bandara dan kepolisian Bandara Kuala Namu untuk dilakukan penangkapan terhadap tersangka Zul. Setibanya di Bandara Kuala Namu, tersangka Zul langsung diamankan,” kata Budi yang merupakan mantan Kasatreskrim Polres Lhokseumawe.

Selanjutnya, Kasatres Narkoba Polresta Banda Aceh AKP Budi memimpin timnya melakukan pengembangan informasi didapat dari tersangka Zul. Tim itu melakukan penyergapan dan penggeledahan sebuah rumah diduga milik MA di Lhokseumawe.

“Namun, di TKP, MA tidak ditemukan dan diduga sudah melarikan diri. Hanya ditemukan satu sepeda motor Vixion warna hitam yang diduga digunakan MA untuk melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu tersebut. Di TKP ikut diambil keterangan seorang saksi yang merupakan kerabat tersangka MA, yaitu Mus perihal keterkaitan MA dengan sabu yang dibawa tersangka Zul,” ujar Budi.

Budi mengatakan, tersangka Zul dibawa oleh pihak kepolisian Bandara Kuala Namu ke Banda Aceh, Rabu, 8 Agustus 2018, sekitar pukul 07.00 WIB. Tersangka Zul dijemput petugas Satres Narkoba Polresta Banda Aceh di Bandara SIM.

“Sekarang tersangka Zul diamankan di Polresta Banda Aceh untuk penyidikan lebih lanjut. Barang bukti yang kita sita sebuah tabung hidrolik berisi kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu lebih kurang 2 kg bruto, dan sebuah boarding pass atas nama tersangka Zul,” kata Budi.[](idg)

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.