08 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Polisi Tutup Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu Ketum PA 212

...

  • PORTALSATU
  • 26 February 2019 11:30 WIB

Slamet Ma'arif. Foto dok. JPNN
Slamet Ma'arif. Foto dok. JPNN

SEMARANG - Setelah melalui proses yang panjang, Polri akhirnya memutuskan untuk menghentikan pengusutan kasus dugaan pelanggaran pemilu yang menyeret Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma’arif, sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Agus Triatmaja, mengatakan, kasus itu dihentikan dan tidak bisa dilanjutkan ke kejaksaan karena beberapa alasan.

“Sedikitnya ada tiga alasan mengapa tidak bisa dilanjutkan ke kejaksaan,” ujar Agus, 25 Februari 2019.

Pertama, kata Agus, sejumlah ahli pemilu yang disodorkan KPUD Surakarta memiliki pendapat berbeda soal makna kampanye. Lalu, penyidik juga belum bisa membuktikan niat pelaku melakukan pelanggaran.

“Slamet juga belum bisa diperiksa untuk membuktikannya. Sementara kami hanya punya 14 hari,” ujar perwira menengah ini.

Alasan terakhir, kasus ini ditutup setelah Sentra Gakkumdu Surakarta menggelar rapat dan mengambil sikap untuk menghentikan kasus.

Agus mengatakan, terhadap kasus ini, Polri bersikap netral dan tidak tebang pilih. Pada intinya Polri tetap akan mengawal agar pemilu atau kampanye selalu dalam koridor hukum.

"Polri tetap menjaga pemilu agar tidak mengeksploitasi isu-isu SARA dan Polri akan tetap menjamin kondusivitas keamanan dengan mengedepankan supremasi hukum," kata Agus.

Diketahui, Slamet sempat ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan pelanggaran pemilu. Dengan dihentikannya kasus ini, status tersangka pun sudah tidak berlaku bagi Slamet.[]Sumberjpnn.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.