31 March 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Polri Peduli Penghijauan Pantai
Polres Aceh Timur Tanam 1000 Mangrove di Julok

...

  • PORTALSATU
  • 21 February 2020 16:10 WIB

Foto: dok. Humas Polres Aceh Timur
Foto: dok. Humas Polres Aceh Timur

IDI RAYEK - Satpolairud Polres Aceh Timur melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di lahan seluas empat hektare di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Julok, Jumat, 21 Februari 2020. Kegiatan itu mengangkat tema “Polri Peduli Penghijauan Pantai dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir”.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K., M.H., dalam sambutanya menyampaikan hutan mangrove memiliki peran ekologis yang besar bagi kehidupan manusia telah berabad-abad lamanya. “Dijadikan tumpuan jutaan orang yang hidup di pesisir hutan ini memiliki banyak fungsi mulai dari penyedia sumber makanan, bahan baku industri, mencegah erosi, hingga fungsi rekreasi”.

“Ada beberapa fungsi utama hutan mangrove yang sangat penting antara lain menahan erosi, abrasi,membentuk lahan baru, mencegah instrusi air laut, menyediakan makanan dan mineral bagi hewan laut dan sebagai sumber keanekaragaman hayati, sehingga keberadaan hutan mangrove sangat penting untuk menjaga kestabilan ekosistem pantai. Namun fakta menunjukkan laju kehilangan hutan mangrove sebesar 3 sampai 5 kali lebih cepat dari kehilangan hutan global hal ini juga terjadi di Indonesia yang memiliki sepertiga mangrove dunia,” ujar Kapolres.

Kapolres melanjutkan, secara ilmiah saat terjadi tsunami dahsyat 26 Desember 2004 di Aceh dan Sumatera bagian utara, fenomena ini sudah lebih dari cukup menjadi bukti betapa pentingnya hutan mangrove bagi kepentingan hidup ekosistem makhluk hidup.

 

 

Di Indonesia hutan mangrove mulai digalakkan keberadaannya di beberapa kawasan seperti Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Papua dengan melibatkan stakeholder dan seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama-sama melaksanakan penanaman mangrove, kelapa, serta ketapang yang merupakan salah satu solusi mencegah terjadinya abrasi pada pantai. “Serta menjaga kembali kelestarian alam yang juga dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat,” pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro.

Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, S.H., Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos., M.Tr.(Han)., Ketua Pengadilan Negri Idi Apriyanti. S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur Abun  Hasbulloh Syambas, S.H., M.H., Waka Polres Aceh Timur Kompol Warosidi S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Ny. Yuli Eko Widiantoro, para Kabag/Kasat/Prwira Polres Aceh Timur, Kapolsek jajaran, Kepala Dinas Perikanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Timur, Muspika Julok, perangkat gampong dan masyarakat Simpang Lhee dan perwailan pelajar/pramuka di Kecamatan Julok.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.