26 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Toilet Kantor Kejari Aceh Utara

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 28 August 2018 21:59 WIB

Jasad Sabaruddin saat berada di Puskesmas Lhoksukon, Aceh Utara. @Cut Islamanda/portalsatu.com
Jasad Sabaruddin saat berada di Puskesmas Lhoksukon, Aceh Utara. @Cut Islamanda/portalsatu.com

LHOKSUKON – Sabaruddin, 55 tahun, warga Gampong Ujong Kulam, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di toilet (kamar mandi) Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Selasa, 28 Agustus 2018, sekitar pukul 17.20 WIB. Berdasarkan hasil visum dari Puskemas Lhoksukon, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi kepada portalsatu.com menyebutkan, saat ditemukan, Sabaruddin sudah meninggal dunia dalam posisi terduduk bersandar di bak kamar mandi.

Kata Teguh, sekitar pukul 15.00 WIB, korban bersama rekannya pergi ke Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Utara dengan maksud menebus tilang kendaraan bermotor. Keduanya naik mobil Kijang pick-up dengan nomor polisi BL 8190 EC.

“Setelah urusan selesai, Sabaruddin pamit ke temannya untuk buang air kecil. Setelah cukup lama menunggu dan tak kunjung kembali, temannya mencari ke kamar mandi. Ia mendapati Sabaruddin terduduk di lantai kamar mandi dengan posisi bersandar di bak. Ia pun langsung meminta bantuan dengan memanggil satpam dan cleaning service setempat, serta memberitahukan bahwa temannya (Sabaruddin) terjatuh di kamar mandi,” kata Teguh.

Teguh menambahkan, pihaknya mendapat laporan dari petugas kantor kejaksaan setempat bahwa ada temuan mayat di kamar mandi. “Kita dari polsek bersama tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) langsung turun ke lokasi melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dibawa ke puskesmas, dokter menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul di tubuh korban,” ungkap Teguh.

Pantauan portalsatu.com di Puskesmas Lhoksukon, istri dan anak Sabaruddin yang tiba di Puskesmas menangis histeris saat melihat jasad korban terbujur kaku. “Abang lon hana riwayat saket. Bunoe cot uroe ngen lon di Alue Awe,” ucap Anwar M. Diah, 48 tahun, adik kandung Sabaruddin di sela-sela hendak membawa pulang jasad abangnya ke rumah duka untuk dikebumikan.[]

Editor: Arman

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.