18 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Puluhan Geuchik Lhokseumawe Diterbangkan ke Yogyakarta

...

  • PORTALSATU
  • 23 October 2016 11:10 WIB

Ilustrasi - geuchik/kepala desa studi banding. Foto: Istimewa
Ilustrasi - geuchik/kepala desa studi banding. Foto: Istimewa

LHOKSEUMAWE – Puluhan geuchik di Lhokseumawe diterbangkan ke Yogyakarta untuk kegiatan yang “dibungkus” studi banding. Para geuchik juga membawa istrinya mengikuti studi banding dibiayai APBK Lhokseumawe tahun 2016.

Informasi diperoleh portalsatu.com, Minggu, 23 Oktober 2016, para geuchik dari Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua, dan Blang Mangat, berangkat dari Lhokseumawe ke Medan menumpang bus, malam tadi. Dari Medan, mereka kemudian terbang dengan pesawat melalui Bandara Kualanamu ke Yogyakarta.

Sedangkan para geuchik dari Kecamatan Muara Satu, terbang dengan pesawat dari Bandara Malikussaleh Aceh Utara ke Medan, hari ini. Setelah transit di Kualanamu, geuchik dan istrinya lantas diterbangkan ke Yogyakarta.

Menurut satu sumber, ada salah seorang geuchik dari Kecamatan Muara Satu yang tidak mengikuti kegiatan studi banding tersebut.

“Tahun-tahun sebelumnya, geuchik dibawa ke Bandung dan Surabaya. Tahun ini ke Yogyakarta, selama lima hari dibawa oleh Pemko Lhokseumawe melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat. Dua hari pergi dan pulang, tiga hari kegiatan di sana,” ujar sumber itu.

Geuchik Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Idris Maun dihubungi portalsatu.com lewat telpon seluler, sekitar pukul 10.15 WIB, membenarkan pihaknya diterbangkan melalui Bandara Malikussaleh.

“Sekarang kami sedang di Bandara Malikussaleh, tinggal naik pesawat. Yang dibawa ke Yogyakarta, geuchik dan ibu PKK atau istri geuchik,” ujar Idris.

Ditanya apa saja kegiatan di Yogyakarta dan lokasi yang akan dikunjungi, Idris mengaku belum diberitahukan oleh pihak BPM Lhokseumawe. “Golom dipeugah. Yang dipeugah studi banding, mungken troh keudeh baro dipeugah leubeh jelas lom enteuk,” katanya.

Dihubungi terpisah sekitar pukul 10.25 WIB, Geuchik Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Hendra Saputra mengatakan, pihaknya sudah berada di Bandara Kuala Namu. “Jadwal penerbangan pukul 11.45 WIB, naik Lion ke Yoyakarta,” ujar Hendra.

“Kegiatan lima hari, dua hari pelatihan, satu hari kunjungan ke lapangan. Dua hari pergi dan pulang, jadi lima hari. Menurut pihak BPM, geuchik dan ibu PKK akan dibawa ke desa terbaik di sana, tapi saya tidak ingat nama desa itu,” kata dia lagi.

Berdasarkan keterangan pihak BPM Lhokseumawe, kata Hendra, studi banding para geuchik dan ibu PKK ke Yogyakarta untuk mempelajari pemberdayaan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Karena tahun 2017 nanti, BUMDes di tempat kita mulai aktif,” ujarnya.[](idg)

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.