24 September 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Puluhan Jasad Korban Tsunami Dipindahkan, Empat Mayat Memiliki Identitas

...

  • TAUFAN MUSTAFA
  • 05 March 2018 18:00 WIB

BANDA ACEH - Puluhan kerangka korban tsunami dipindahkan dari kuburan massal Gampong Suleue, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Minggu, 4 Maret 2018. Pemilik lahan, yang menjadi lokasi kuburan massal ini, berencana menjual tanah tersebut dan sebagiannya disumbang untuk pembangunan masjid.

"Setahu saya tanah itu mau dijual. Kalau masih ada kuburan, tanah tersebut tidak ada yang mau beli sehingga kuburannya dipindah, nanti uang dari penjualan lahan akan disumbangkan ke masjid," kata Jamalis, salah satu warga yang ikut mengevakuasi jenazah korban tsunami saat ditemui portalsatu.com, di tempat usahanya di kawasan Miruek Taman, Aceh Besar, Senin, 5 Februari 2018.

Jamalis menggali kuburan massal korban tsunami tersebut bersama 12 orang lainnya. Mereka turut dibantu alat berat saat penggalian.

"Di atas pakai bachoe, waktu mau dapat jenazahnya baru digali secara manual, pake cangkul, dan sekrop agar tidak merusak jenazah," kata Jamalis.

Menurut keterangan Jamalis, puluhan jasad korban tsunami tersebut dipindahkan ke kompleks makam kuburan massal Miruek Taman, Aceh Besar. Sementara proses pemindahan jasad berlangsung satu hari.
 
Jamalis memperkirakan ada 60 hingga 70 jenazah yang dipindahkan dari lokasi awal ke kuburan massal korban tsunami Miruek Taman. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya masih memiliki identitas.

"Empat jenazah ditemukan memiliki identitas, satu jenazah ada datang pihak keluarga, jenazah atas nama Anwar Arahman, tinggal di Cot Paya. Adeknya korban yang datang untuk memastikan, tapi langsung dikubur kembali bersama jenazah korban lainnya," kata Jamalis.

Selain keluarga almarhum Anwar, Jamalis mengatakan ada beberapa rombongan keluarga korban tsunami lainnya yang datang ke lokasi saat penggalian. Namun Jamalis tidak menghafal nama-nama keluarga korban tersebut.

Dia mengatakan puluhan jenazah yang dipindahkan tersebut disusun tiga saf dalam satu liang, di lokasi pemakaman yang baru. Semua jenazah juga ikut diberikan kain kafan.

Tak hanya jasad korban tsunami, pemilik lahan juga memindahkan tiga makam yang diduga meninggal masa Kerajaan Aceh Darussalam. Ketiga jasad di makam kuno itu juga dikuburkan kembali bersama puluhan korban tsunami di kompleks kuburan massal Miruek Taman.

"Tiga kuburan tua tersebut juga digali, terlihat tulang belulangnya banyak yang tidak lengkap karena sudah lama sekali, dan ketiga jasad tersebut juga dikubur dalam satu liang kuburan massal itu," katanya.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.