24 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Puluhan Warga Terpapar Amonia Dilarikan ke RS, Ini Kata Pihak PT PIM

...

  • Fazil
  • 16 November 2018 15:10 WIB

PT PIM. Foto: pupuk-indonesia.com
PT PIM. Foto: pupuk-indonesia.com

LHOKSEUMAWE - Puluhan warga Gampong Tamboh Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, dilaporkan dilarikan ke Rumah Sakit Prime PT PIM lantaran terpapar amonia PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Kamis, 15 November 2018, sore.

"Berdasarkan pencatatan, jumlah warga yang membutuhkan penanganan medis awal sebanyak 33 orang. Sementara yang membutuhkan penanganan medis lanjutan tujuh orang, terdiri dari empat perempuam dewasa, satu pria dewasa dan dua orang anak-anak," ujar Manajer Humas PT PIM, Zulfan Efendi, dikonfirmasi portalsatu.com, Jumat, 16 November 2018.

Zulfan menyebutkan, seluruh warga yang sempat dirawat di rumah sakit (RS) itu, sudah diantar kembali oleh pihak PT PIM ke rumahnya masing-masing, Kamis, sekitar pukul 21.40 WIB. "Kita tetap bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh masyarakat yang masih membutuhkan tindakan pemeriksaan medis lanjutan," katanya.

Zulfan membantah peristiwa tersebut akibat kebocoran amonia PT PIM. Menurut dia, saat ini pabrik pupuk itu dalam keadaan tidak beroperasi karena sedang dilakukan perbaikan tahunan (TA). Dalam rangka perbaikan tahunan tersebut juga dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi seluruh peralatan pabrik.

Dia mengatakan, salah satu bentuk pemeriksaan kondisi peralatan itu dengan cara memeriksa tangki amonia. Pemeriksaan ini baru dapat dilakukan saat perbaikan TA. Namun sebelum pemeriksaan dimaksud, harus dilakukan pengosongan tangki.

"Terhadap sisa amonia yang berada di dalam tangki, dilakukan pengenceran dengan air sebelum dialirkan ke kolam penampungan limbah untuk dilakukan penetralisir. Proses itu (netralisasi) yang disalurkan ke kolam tersebut dengan cara sirkulasi, dan proses sirkulasi itu terdapat bau amonia yang terbawa oleh angin dan tercium sesaat oleh masyarakat yang bermukim di perbatasan dengan pagar pabrik PIM," kata Zulfan.

Menurut Zulfan, petugas bidang lingkungam hidup (LH) PIM langsung melakukan pemeriksaan lingkungan setelah mendapatkan informasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata dia, saat itu kadar amonia di bawah ambang batas.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.