16 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Relawan ACF Salurkan Paket Sembako untuk Korban Gempa-Tsunami di Sulteng

...

  • Fazil
  • 12 October 2018 14:30 WIB

@istimewa
@istimewa

SULAWESI - Tim Atjeh Connection Foundation (ACF) Peduli menyalurkan paket sembako untuk korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis, 11 Oktober 2018.

Sejumlah desa yang didatangi tim ACF dalam rangka penyaluran bantuan tersebut, sebagian masyarakat mengaku baru pertama kali menerima bantuan pascagempa dan tsunami yaitu dari ACF Peduli. Seperti di Desa Lende Tovea, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.

Relawan ACF, Rico Abdul Kadir, mengatakan, sebagian dari masyarakat desa itu mengungsi ke perbukitan. "Secara kasat mata tidak terlihat tenda pengungsian mereka, karena berada dalam hutan. Oleh sebab itu, tim ACF mendaki bukit tersebut menelusuri hutan guna menemui para pengungsi dan menyerahkan langsung bantuan kepada penerima," ujar dia, Jumat, 12 Oktober 2018.

"Pengakuan para korban, kebanyakan rumah mereka ambruk dan tidak bisa ditempati lagi. Mereka tidak tahu kapan akan kembali ke desanya, karenakan sudah tidak ada lagi tempat tinggalnya," kata Rico.

Rico menjelaskan, perjalanan dari Kota Palu menuju Kecamatan Sirenja atau sering disebut pantai Barat Sulteng, membutuhkan waktu enam jam karena harus melewati medan berat. "Jalan rentan longsor membuat perjalanan sedikit terhambat. Namun hal itu bisa dilewati dengan selamat berkat semangat tim yang sangat luar biasa".

Menurut Rico, hal yang sama juga dialami saat menempuh perjalanan menuju Desa Bola Papu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Menghabiskan waktu empat jam menuju lokasi ribuan pengungsi. "Kerusakan jalan cukup parah akibat bencana beberapa waktu lalu, dan harus mendaki perbukitan untuk mencapai tujuan," ujarnya.

Tiba di lokasi tersebut, lanjut Rico, pihaknya disambut dengan baik oleh para pengungsi. Mereka mengapresiasi terhadap ACF yang menyalurkan langsung bantuan ke sejumlah tenda pengungsi tersebut. "Dari hasil pendataan oleh tim ACF, secara umum, kebutuhan mendesak para pengungsi meliputi beras, ikan kaleng atau telur, selimut kebutuhan bayi, termasuk pembalut wanita," kata Rico.

Menurut pengakuan pengungsi di Desa Bola Papu, Rico menyebutkan, selama ini mereka mendapat bantuan disalurkan dengan helikopter.
 
Tidak ada penjarahan

Rico mengungkapkan, tim ACF sudah memasuki hari ke-8 berada di Sulawesi Tengah dalam rangka misi kemanusiaan. “Penjarahan yang kerap diberitakan terjadi di Kota Palu dan sekitarnya pascamusibah itu tidak pernah terlihat selama kita berada di sana,” ujarnya.

"Alhamdulillah, sejauh kami menjalankan misi kemanusiaan di Sulteng belum pernah dijarah, aman dan tertib saat kami menyalurkan bantuan," ungkap Rico.

Kerja sama masyarakat dengan tim ACF juga sangat bagus dalam membantu proses penyaluran bantuan. Saat ini, lokasi posko ACF dalam bentuk tenda berada di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biro Maru, Kabupaten Sigi.

"Kemana pun kami menyalurkan bantuan baik di Kabupaten Donggala, Sigi dan Palu, selalu dibantu oleh pengungsi dalam proses penyaluran bantuan hingga selesai. Sehingga tidak perlu adanya pengamanan khusus dari pihak keamanan. Ini salah satu hal yang luar biasa," kata Rico.
 
Adapun desa yang sudah disalurkan bantuan dari ACF ialah Desa Labean, Tompe, Ujung Bo, Lende Tovea dan Desa Bosa di Kabupaten Donggala. Kemudian, kelurahan Petobo, Desa Biro Maru, Desa Lolu, Desa Jono oge (Tanah Berlumpur), Desa Sidera, Desa Loru, Kecamatan Sigi Biro Maru, serta Donggala Kodi dan Palu Barat.

Founder ACF, Amir Faisal Nek Muhammad, mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur program ACF Peduli yang kini bantuannya sedang disalurkan tim di Sulawesi Tengah.

"Sebuah kehormatan juga mendapat kepercayaan dari para donatur kepada ACF yang telah menyumbangkan baik dalam bentuk uang maupun barang, semua ini akan dibalas oleh Allah SWT," ujar Amir Faisal.[](rel)

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.