11 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Respons Cepat Terkait Mahasiswa di China, Kemenlu RI Apresiasi Pemerintah Aceh

...

  • portalsatu.com
  • 05 February 2020 16:45 WIB

Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemenlu RI, Andri Hadi (kanan) berbicara dengan Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri (tengah) didamping staf BPPA, Said Marzuki (kiri) saat menghadiri rapat pembahasan tindak lanjut penanganan WNI evakuasi dari Wu
Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemenlu RI, Andri Hadi (kanan) berbicara dengan Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri (tengah) didamping staf BPPA, Said Marzuki (kiri) saat menghadiri rapat pembahasan tindak lanjut penanganan WNI evakuasi dari Wu

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas respons cepat terhadap pemulangan warga dan mahasiswa Aceh di China yang berkaitan dengan virus corona.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemenlu RI, Andri Hadi, dalam rapat pembahasan tindak lanjut penanganan WNI evakuasi dari Wuhan, di Kemenlu RI, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.     

"Apresiasi ini diberikan kepada Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh pada umumnya. Karena bisa menerima saudara-saudaranya yang pulang dari China," katanya.    

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri mewakili Pemerintah Aceh, menyambut baik apresiasi diberikan Kemenlu kepada Aceh.

"Kita bersyukur, ini tidak lepas dari kerja tim, bukan sekelompok orang, baik yang di Aceh maupun di Jakarta," kata Alhudri usai pertemuan tersebut.

Menurut dia, semuanya berkat kerja sama yang baik selama ini dilakukan dalam hal tanggap cepat terhadap pemulangan mahasiswa Aceh di China.

"Jadi tidak ada superman, tapi supertim kita kerja. Saya pikir kalau tim yang kerja, apapun bisa kita lakukan. Di Aceh pun kalau kita dengan SKPA terkait itu koordinasi luar biasa dalam persoalan ini, tidak ada kira-kira kita saling kapling," sebutnya.

Pemerintah Aceh sudah membuka posko informasi pemulangan mahasiswa Aceh di Wuhan, China, terkait virus corona, yakni di Aceh (Kantor Dinas Sosial Aceh) dan Jakarta (Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh), setelah mendapat infomasi wabah corona di negeri Tirai Bambu itu.

Pemerintah Aceh juga mengirim uang Rp50 juta untuk keperluan mahasiswa Aceh yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China saat itu.

Sebanyak 13 mahasiswa asal Aceh yang dievakuasi dari Wuhan oleh Pemerintah Indonesia beberapa waktu lalu, saat ini masih berada di Natuna untuk proses observasi selama 14 hari.

Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta ikut memfasilitasi kepulangan mahasiswa Aceh di China yang berada di luar kota Wuhan.

"Kita selaku Pemerintah Aceh mendukung sepenuhnya pemulangan mahasiswa Aceh di China hingga ke Aceh," kata Kepala BPPA Almuniza Kamal, S.STP., M.Si.

Almuniza merincikan, hingga hari ini (Rabu) sudah enam mahasiswa Aceh dari China melalui Jakarta yang sudah difasilitasi kepulangannya ke Aceh.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.