23 September 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Abu Mudi di Masjid Raya Labui

...

  • ZAMAH SARI
  • 14 April 2018 18:00 WIB

Pengajian Tastafi dipimpin Abu Mudi di Masjid Raya Pidie Labui. @Zamah Sari
Pengajian Tastafi dipimpin Abu Mudi di Masjid Raya Pidie Labui. @Zamah Sari

SIGLI - Hujan deras disertai petir tidak menyurutkan langkah ribuan warga untuk mengikuti pengajian Tasauf, Tauhid dan Fiqih (Tastafi) dipimpin ulama kharismatik Aceh, Tgk H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi) di Masjid Raya Labui, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Jumat, 13 April 2018, malam.

Pengajian Tastafi digelar Remaja Masjid Raya Pidie Labui itu berlangsung pukul 20.00 WIB usai shalat Isya, dihadiri ribuan jamaah dari berbagai gampong dalam Kecamatan Pidie dan sekitarnya.

Pantauan portalsatu.com, hujan mengguyur kawasan itu sejak pukul 18.30 WIB dan semakin deras usai Magrib. Namun, para jamaah baik kaum perempuan maupun laki-laki terus berdatangan dengan sepeda motor dan mobil memasuki perkarangan masjid. Mereka ingin mengikuti pengajian dari Abu Mudi yang merupakan Pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Bireuen.

Ketua panitia pelaksana, Tgk. Nasri didampingi Ketua Remaja Masjid Raya Pidie Labui, Tgk. Fakhrul kepada portalsatu.com mengatakan, banyak jamaah yang terjebak dengan hujan di tengah jalan sehingga tidak sampai ke masjid itu. Jika tidak hujan, kata Tgk. Nasri, diperkirakan halaman Masjid Raya Pidie Labui akan disesaki puluhan ribu jamaah Tastafi.

“Animo masyarakat untuk mengkuti pengajian Tastafi dari Abu Mudi sangat besar. Ini terbukti meski hujan ribuan jamaah hadir mendengarkan kupasan kitab tentang ibadah dan tata cara hidup di dunia bagi umat Islam,” ujar Tgk. Nasri yang juga alumni Dayah MUDI Mesra.

Dalam pengajian tersebut, Abu Mudi mengajak semua masyarakat Aceh untuk lebih maksimal belajar ilmu agama di berbagai dayah yang ada di Aceh. Para pemimpin pemerintahan pun, menurutnya, harus dipilih orang yang memiliki ilmu agama, sehingga tatanan hidup manusia dapat diatur sesuai tuntutan agama sehingga akan menyelamatkan umat di dunia dan akhirat.

“Kita selaku umat Islam harus memilih pemimpin sesuai latar belakang ilmu tata pemerintah serta dilatari dengan ilmu agama dari dayah. Ini semua demi tegaknya kembali tatanan pemerintah kita yang amanah dalam kepemimpinan,” ujar Abu Mudi.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.