16 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Pemilu 2019
RPP Aceh Sebut Banyak Pemilih di Kuala Lumpur Kecewa

...

  • MUDIN PASE
  • 14 April 2019 21:50 WIB

TPS. Foto: Relawan RPP Aceh di Malaysia
TPS. Foto: Relawan RPP Aceh di Malaysia

KUALA LUMPUR - Banyak warga Indonesia yang telah siap menuju tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih di lokasi yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Luar Negeri (KPLN) di Kuala Lumpur, Malaysia, dilaporkan merasa Kecewa. Pasalnya, lokasi TPS yang telah ditetapkan tiba-tiba berubah. Kekecewaan mereka semakin bertambah, setelah diketahui perubahan itu terjadi minus beberapa jam untuk memilih. 

Beberapa warga yang ditemui oleh perwakilan Relawan Pendukung Prabowo-Sandi (RPP) Aceh untuk Malaysia, mengungkapkan, warga yang telah bersiap-siap menuju TPS setelah mendengar kabar tentang lokasi TPS di beberapa tempat di kawasan Kuala Lumpur, tiba-tiba pagi hari saat ingin menuju TPS terdengar kabar tempat pemilihan telah dialihkan.

Akibat pengalihan ini, menurut pantauan perwakilan RPP Aceh untuk Malaysia, mengakibatkan menurunnya antusias warga untuk menyalurkan hak pilihnya. "Bahkan, kemungkinan besar akan banyak warga yang kehilangan hak pilih". 

“Kami melihat perubahan tempat pemilihan dengan tiba-tiba akan berakibat tidak baik bagi pemilik hak suara di Kuala Lumpur. Banyak warga yang kami temui merasa kecewa,” ungkap perwakilan RPP Aceh untuk Malaysia, Ahmadi Muhammad Hasan, didampingi Miksalmina Budiman, melalui keterangannya diterima portalsatu.com, 14 April 2019.

Menurut keduanya, beberapa warga Indonesia yang ditemui mengungkapkan, pemilu kali ini dirasa berbeda sehingga kebanyakan warga terasa tertantang menuju TPS. Namun sebagian dari mereka ada yang merasa kecewa karena tidak mendapat surat untuk memilih.

“Pemilu kali ini terasa beda dengan pemilu sebelumnya, kami merasa terpanggil untuk datang ke TPS. Dulunya tidak seperti ini, semangat ke TPS kurang. Namun sayang pemilu kali ini banyak yang tidak dapat undangan, termasuk saya. Kalau dulu tidak pernah absen,” ujar Miksalmina Budiman yang juga tokoh muda Aceh Kawasan Klang, Malaysia.

Menanggapi persoalan tersebut, Don Muzakir selaku Ketua RPP Aceh ikut merasa kecewa terhadap penyelenggaraan pemilu luar negeri, khususnya di Malaysia.

Menurutnya, Komisi Pemilihan Luar Negeri yang bertugas di Malaysia telah memperlihatkan beberapa kejanggalan yang mengundang rasa curiga baik dari masyarakat di perantauan maupun di tanah air.

“Saya melihat penyelenggara pemilu luar negeri, khususnya Malaysia telah memperlihatkan beberapa kejanggalan yang mengundang kecurigaan semua kita, baik yang di Malaysia maupun yang di tanah air,” sebut Don Muzakir.

Dia menambahkan, persoalan perubahan lokasi pemilihan yang diralat secara tiba-tiba, itu tidak hanya mengundang kekecewaan. "Namun juga kekhawatiran dari kita akan hilangnya hak suara warga, terlebih mayoritas pemilih Malaysia itu pendukung Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno," kata Don Muzakir.

Klaimnya itu dia lontarkan karena dari hasil pantauan timnya di sana, "kebanyakan yang tidak mendapat hak suara merupakan pendukung 02. Kemudian mereka yang antusias memilih kali ini, merupakan warga yang hanya ingin memberikan suara untuk 02".[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.