13 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Rusia Siapkan Senjata yang Hancurkan Musuh dalam Hitungan Detik

...

  • PORTALSATU
  • 06 December 2018 23:00 WIB

Vladimir Putin. Foto: Anadolu Agency
Vladimir Putin. Foto: Anadolu Agency

Militer Rusia dilaporkan mengeluarkan senjata canggih terbarunya, laser Peresvet, di tengah berbagai gejolak dengan negara tetangga maupun Barat.

Senjata laser Peresvet mulai menjalani simulasi pertempuran pada Sabtu pekan lalu, demikian disampaikan harian Krasnaya Zvezda.

Dikutip Newsweek, 5 Desember 2018, senjata laser itu sudah dikirimkan ke militer sejak 2017, di mana para operatornya menjalani pelatihan khusus di St Petersburg.

Tidak banyak yang diketahui tentang Peresvet selain laporan bahwa senjata itu merupakan mahakarya terbaru yang bisa menghancurkan target hanya dalam hitungan detik.

Laser Peresvet merupakan salah satu dari senjata baru yang diperkenalkan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam pidato di pertemuan nasional Maret lalu.

Dalam pidatonya kepada Parlemen Rusia, Putin menyatakan bahwa mereka sudah mencapai hasil signifikan tentang senjata laser, bukan lagi sekadar konsep.

"Sejak tahun lalu, pasukan kami sudah dipersenjatai dengan laser. Saya belum akan menjelaskannya. Namun yang jelas, pertahanan kami semakin kuat," ujarnya kala itu.

Kementerian Pertahanan merilis video yang memperlihatkan sistem laser Peresvet tersebut dari lokasi yang tidak diketahui.

Adapun Peresvet diambil dari nama seorang biarawan Kristen Ortodox Rusia yang melawan pasukan Tatar di abad ke-14 silam.

Yuri Borispov yang pada Mei menjabat sebagai wakil menteri pertahanan berujar, senjata itu bisa menghancurkan fasilitas musuh dalam hitungan detik.

"Selain itu sesuai namanya Peresvet, senjata ini membuat kami jauh meninggalkan Amerika Serikat (AS) dalam pengembangan teknologi laser," ujarnya.

AS juga menempatkan sistem senjata laser AN/SEQ-3, atau XN-1 LaWS, di kapal perang mereka.

Pengerahan Peresvet terjadi setelah AS berniat untuk menarik diri dari Perjanjian Nuklir Jarak Menengah (INF) yang dibuat di era Perang Dingin.

AS berniat keluar setelah menuduh Rusia melanggar INF dengan mengembangkan rudal yang bisa menjangkau jarak 500 kilometer.

Selain itu Rusia juga disorot setelah menyerang dan menyita tiga kapal perang Ukraina di Selat Kerch pada 25 November.

(Ardi Priyatno Utomo)[]Sumber: intisari.grid.id/kompas.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.