23 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


SAL Aceh Minta Polisi Usut Penembak Orang Utan di Subulussalam

...

  • Fazil
  • 14 March 2019 21:30 WIB

 Koordinator Sahabat Alam Lestari (SAL) Wilayah Aceh, Maimun Samudera. Foto istimewa
Koordinator Sahabat Alam Lestari (SAL) Wilayah Aceh, Maimun Samudera. Foto istimewa

LHOKSEUMAWE - Sahabat Alam Lestari (SAL) Wilayah Aceh meminta penegak hukum (polisi) mengusut tuntas terhadap pelaku penembak orang utan dan tertibkan senapan angin.

Koordinator SAL Wilayah Aceh, Maimun Samudera, mengatakan, pihaknya sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa orangutan Sumatera (Pongo abelii) terkena tembakan senapan angin, di Gampong Bunga Tanjung, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

"Kami mengecam keras peristiwa tersebut yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, yang menembak 74 peluru senapan angin ke bagian tubuh orangutan yang harus dilindungi bersama," kata Maimun Samudera kepada portalsatu.com, Kamis, 14 Maret 2019.

Menurut Maimun, orangutan Sumatera merupakan salah satu satwa kunci yang dilindungi, karena keberadaannya semakin berkurang bahkan terancam punah. Oleh karena itu, dengan tegas pihaknya mendesak penegak hukum mengusut tuntas pelaku penganiayaan terhadap orangutan yang sangat tragis itu.

"Kita juga meminta kepada pihak Polda Aceh agar menertibkan senapan angin ilegal yang disalahgunakan, terbukti dengan adanya peluru di tubuh orangutan senapan angin digunakan itu untuk menembak satwa liar. Penggunaan senapan yang tujuan utamanya untuk olahraga, telah mengalami perubahan fungsi menjadi alat bantu kejahatan kehutanan seperti perburuan ilegal terhadap satwa di dalam hutan yang dilindungi undang-undang," ungkap Maimun yang juga mahasiswa Unimal.

Tujuan penertiban senapan angin tersebut, lanjut Maiumun, agar kejadian serupa tidak terulang kembali, dan sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2012 tentang Senjata Api Untuk Kepentingan Olahraga.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.