28 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Satgas Saber Pungli Banda Aceh Gelar Rakor di Polresta Bahas Ini

...

  • PORTALSATU
  • 12 February 2020 13:55 WIB

Foto: Humas Polresta Banda Aceh
Foto: Humas Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH - Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kota Banda Aceh menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Polresta Banda Aceh. Rakor tersebut dihadiri pihak Kepolisian, Kejaksaan, Inspektorat, Pemerintah Kota Banda Aceh serta unsur terkait lainnya.

 

Waka Polresta Banda Aceh, AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK., mengatakan tujuan dari rapat kerja Satgas Saber Pungli untuk meningkatkan sinergitas tim baik Aparat Penegak Hukum (APH) dan juga Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta sebagai langkah pemerintah untuk menciptakan pelayanan yang baik, cepat dan bersih.

 

“Dengan adanya tim saber pungli, dipastikan pelayanan terhadap publik bisa tercipta dan masyarakat merasa puas mendapatkan pelayanan yang tanpa ada embel-embel pungli,” ujarnya, Rabu, 12 Februari 2020.

 

Saber pungli ini, lanjutnya, selama tahun 2019 lebih fokus kepada pencegahan. "Jadi di Banda Aceh sedikit vakum, dan kami memohon di tahun 2020 masing-masing satgas terkolaborasi dan menyampaikan sosialisasi sesuai dengan perencanaan awal".

 

“Polresta Banda Aceh mendapat terbanyak kegiatan pada tahun 2019 dalam pencegahan dengan memerankan Bhabinkamtibmas. Masukan dari kami kepada unsur TNI yang dulunya sangat terfokus pada POM,  dan ke depan agar melakukan koordinasi dengan Dandim 0101/BS guna memerankan Babinsa” ujar Wakapolresta.

 

"Untuk mencegah korupsi di wilayah kerja, jangan terpaku pada Kepolisian. Harapan kami pada TNI yang memiliki (fungsi) teritorial, dapat membentuk dari Babinsa dengan bekerja sama Bhabinkamtibmas," harap Satya.

 

Peranan masing-masing dari Satgas yang tertera dalam SK Wali Kota dapat aktif dengan melakukan koordinasi. Adapun satgas yang terbentuk di antaranya Kelompok Kerja Intelijen, Kelompok Kerja Pencegahan, Kelompok Kerja Penindakan dan Kelompok Kerja Yustisi, kata Satya.

 

Dalam Surat Keputusan Walikota Banda Aceh dapat dilihat apa saja tugas yang harus dilakukan dan dapat melakukan koordinasi sesama kelompok. Karena Saber Pungli mempunyai tugas merencanakan pemetaan kawasan rawan pungli dalam pengawasan yang berkesinambungan, pungkas Satya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana, Ria Puji Astuti mengatakan untuk dukungan anggaran saber pungli ini telah disediakan, namun volumenya dapat dilaksanakan oleh segala tim.

 

“Jika kegiatan tersebut sampai 100 orang, untuk kegiatan sosialisasi dapat dilaksanakan sebanyak dua kali. Dan seperti sosialisasi dana desa apabila tidak mencapai 100 peserta, ini harus dilaksanakan sebanyak dua kegiatan,” ujarnya.

 

"Kami setiap bulan melakukan rapat terkait masalah anggaran, per satgas dapat melakukan rapat dengan melakukan koordinasi dengan kami. Hal ini berupa rapat (terkait upaya) pencegahan. Namun untuk kegiatan selain sosialisasi, dapat melaporkan kepada kami agar dapat kami usulkan dalam anggaran selanjutnya," tutur Ria.

 

"Pemerintah Kota Banda Aceh juga memiliki keterbatasan anggaran, hal ini kami sangat berharap kepada ketua tim dapat memberitahukan kepada kami guna pengusulan anggaran," tambahnya.

 

Terkait masalah sosialisasi, Kasat Binmas Polresta Banda Aceh, Kompol Faizal menyampaikan kegiatan tahun 2020, "kami sudah membuat rencana kegiatan".

 

“Kegiatan pencegahan dalam tahun 2020 ini 9 kali dengan menghadirkan para keuchik dalam sosialisasi penggunaan dana desa. Sementara itu pada sekolah – sekolah akan dilakukan sosialisasi kepada para kepala sekolah mengenai dana BOS. Untuk spanduk dan baliho akan dilakukan pemasangan di titik – titik yang telah ditentukan,” tutur Faizal.[](Khairul Anwar)

 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.