07 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Sehari Hilang, Warga Pante Garot Ditemukan Jadi Mayat Terapung di Saluran Irigasi 

...

  • ZAMAH SARI
  • 04 June 2020 18:00 WIB

Sejumlah warga mengevakuasi jasad yang ditemukan di irigasi. Foto: dok. Polsek Pidie
Sejumlah warga mengevakuasi jasad yang ditemukan di irigasi. Foto: dok. Polsek Pidie

SIGLI - Setelah sehari menghilang, Marwan (56), warga Gampong Pante Garot, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, ditemukan jadi mayat dalam saluran irigasi Gampong Keulibeuet Ulee Ceue, Kamis, 4 Juni 2020, sekira pukul 06 30 WIB. Setelah dievakuasi warga, jasad pengidap epilepsi (ayan) itu diserahkan ke pihak keluarganya. 

Penemuan jasad korban sempat menghebohkan warga Gampong Ulee Ceue, karena saat ditemukan mengapung dalam saluran irigasi dengan kondisi telungkup. 

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian, S.IK., melalui Kapolsek Pidie, Iptu Norman Ali, kepada portalsatu.com, Kamis, 4 Juni 2020, membenarkan adanya penemuan jasad manusia terapung dalam saluran irigasi di Gampong Ulee Ceue, Kecamatan Pidie. Saat ini jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk difardukifayahkan.  

"Warga yang melihat langsung melaporkan kepada Keuchik setempat dan kepada kita. Setelah dievakuasi warga, baru diketahui bahwa korban bernama Marwan, warga Pante Garot, Kecamatan Indrajaya yang berbatasan langsung dengan Gampong Ulee Ceue, Kecamatan Pidie," ujar Kapolsek. 

Berdasar keterangan dari pihak keluarga korban, lanjut Kapolsek, korban mengidap penyakit ayan dan pergi dari rumah hendak buang air besar di saluran irigasi yang berada di depan rumahnya, Rabu, 3 Juni 2020, sekira pukul 18:30 WIB. Namun hingga malam tiba korban tidak kembali.

"Perginya hendak buang air besar, Rabu kemarin menjelang Magrib, ditemukan hari ini sudah jadi mayat terapung dalam saluran. Tak ada tanda - tanda kekerasan di tubuh korban saat ditemukan," jelas Kapolsek.

Lokasi jasad Marwan ditemukan merupakan saluran irigasi yang berpangkal di depan rumah korban. Diduga korban terseret arus irigasi hingga sejauh 300 meter.

Setelah dievakuasi, memang ada luka bekas jahitan atas alis mata sebelah kiri. Namun pengakuan keluarga luka itu sudah ada sebelum meninggal. 

"Luka jahitan itu merupakan lukas bekas jatuh korban saat ayannya kambuh pada akhir Ramadan lalu. Luka itu dijahit di Rumah Sakit Mufid," imbuh Kapolsek mengutip keterangan keluarga korban..

Jasad korban langsung dijemput pihak keluarga dan mereka tidak bersedia untuk dilakukan autopsi jasad pria paruh baya itu.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.