12 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Seorang Purnawirawan TNI Ditemukan Meninggal di Kebun

...

  • MHD SAIFULLAH
  • 07 March 2018 23:00 WIB

BANDA ACEH - Seorang purnawirawan TNI, Abdul Karim Siregar, 59 tahun, ditemukan tidak bernyawa di kawasan kebun miliknya, Rabu, 7 Maret 2018, sekira pukul 00.10 WIB. Belakangan diketahui Abdul merupakan pendatang yang sejak dua bulan terakhir tinggal di kawasan Gampong Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto, melalui Kasat Reskrim, Iptu Yoga Panji Prasetya, mengatakan, jasad Abdul pertama kali ditemukan oleh empat orang petani, yakni Bugiarto (62), Januar (34), Feri Alamsyah (33), dan Hasan Basri (48). Mereka merupakan warga sekitar yang saat itu mencari keberadaan korban.

"Pada Selasa malam, tetangga korban bernama Januar bertanya kepada Bugiarto mengapa rumah korban tidak hidup lampunya, Bugiarto kemudian menuju ke rumah korban dan menggedor untuk mengecek, tetapi tidak mendapat jawaban dari pemilik rumah," ujar Yoga saat dikonfirmasi, Rabu, sore.

Yoga mengatakan, Bugiarto kemudian memberitahukan kepada warga setelah mengecek korban yang tidak berada di rumah.

Hal senada disampaikan saksi lainnya, Sriyanti, 25 tahun, dan Safariana, 25 tahun. Mereka sempat melihat purnawirawan TNI tersebut membawa cangkul dan parang ke kebun pada Selasa sore.

"Merasa penasaran, Bugiarto pun mengajak ketiga rekannya, Hasan Bahri, Feri Alamsyah serta Januar untuk mencari ke kebun korban yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari rumahnya. Setiba di kebun, mereka melihat korban meninggal dunia dalam posisi telungkup," kata Yoga.

Setelah menemukan Abdul, keempat petani tersebut kemudian menghubungi Romi Pramuka, salah satu keluarga korban, yang berada di Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar. Saat itu, Romi sedang mengunjungi kerabatnya.

"Sekira pukul 02.00 WIB, jenazah kita evakuasi ke Puskesmas Saree untuk dilakukan pemeriksaan medis," ujar Yoga.

Yoga mengungkapkan, hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jasad Abdul. Selain itu, korban diperkirakan meninggal dunia karena sakit yang dideritanya selama ini, seperti darah tinggi dan asma. Hasil identifikasi juga ditemukan adanya pembuluh darah di bagian kepala korban yang pecah sehingga menyebabkan pendarahan pada mata dan hidung.

"Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan di kamar korban juga ditemukan sejumlah obat-obatan yang selama ini diduga dikonnsumsi korban. Sekira pukul 04.30 WIB tadi, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga, visum tidak dilakukan atas permintaan pihak keluarga, korban diketahui sudah 6 tahun pensiun," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Besar itu lagi.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.