11 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Soal Rumah Duafa dari APBA 2019 di Pidie, Ini Pengakuan Perkim Kabupaten

...

  • ZAMAH SARI
  • 15 February 2020 10:30 WIB

Ilustrasi. Rumah layak huni yang dibangun Pemerintah Aceh tahun 2019 di Gampong Meureue, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Foto: Dok. Humas Setda Aceh
Ilustrasi. Rumah layak huni yang dibangun Pemerintah Aceh tahun 2019 di Gampong Meureue, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Foto: Dok. Humas Setda Aceh

SIGLI - Pembangunan rumah layak huni untuk kaum duafa di Pidie bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2019 hingga kini masih menimbulkan tanda tanya soal jumlah dan lokasinya. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pidie mengaku hingga kini tidak memiliki data pembangunan rumah layak huni yang ditangani Dinas Perkim Aceh.

"Kita tidak pernah diberitahukan data jumlah dan lokasi pembangunan rumah tahun 2019 di Pidie, sehingga kita tidak tahu jumlahnya berapa unit dan apakah sudah siap dikerjakan," kata Kepala Dinas Perkim Pidie, Muhammad Adam, S.T., M.T., kepada portalsatu.com melalui telepon seluler, Ahad, 9 Februari 2020 lalu.

Menurut Adam, seharusnya Dinas Perkim Aceh berkoordinasi dengan Dinas Perkim Pidie agar tidak terjadi tumpang tindih pembangunan rumah antara provinsi, kabupaten maupun yang bersumber dari dana gampong. 

"Beberapa waktu lalu, ada saya terima pesan lewat WA dari Perkim Aceh. Bahwa rumah sudah rampung dikerjakan 228 unit, tanpa pemberitahuan lokasi," kata Kadis Perkim Pidie yang mengaku jumlah pembangunan rumah di Pidie alokasi provinsi lebih dari 228 unit. 

Sebelumnya diberitakan, Dinas Perkim Aceh terkesan tidak terbuka soal data perincian pembangunan 238 rumah layak huni untuk kaum duafa di Kabupaten Pidie bersumber dari APBA 2019. Pasalnya, hingga menjelang berakhirnya tahun anggaran, baru satu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Perkim Aceh yang menyerahkan data kepada Dinas Perkim Pidie.

Informasi dihimpun portalsatu.com, pembangunan rumah layak huni di Pidie yang pagu per unitnya Rp85 juta, dikendalikan Dinas Perkim Aceh melalui dua PPTK.

Kabid Perumahan dan Penataan Bangunan Dinas Perkim Pidie,  Razali, Senin, 9 Desember 2019, mengaku pihaknya tidak tahu pasti jumlah rumah layak huni dibangun Dinas Perkim Aceh di kabupaten ini. Sebab, tidak ada koordinasi pihak Dinas Perkim Aceh dengan Dinas Perkim Pidie.  

"Mereka petugas Perkim Provinsi tidak pernah koordinasi tentang data dan jumlah rumah layak huni yang dibangun tahun 2019 ini di Pidie," kata Razali.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.