19 April 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Laka Lantas di Subulussalam
Sopir Melarikan Diri, Massa Serang Dump Truck

...

  • SUDIRMAN
  • 24 November 2018 11:30 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

SUBULUSSALAM - Tabrakan dump truck kontra becak motor (betor) kemarin sore di Kampong Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, sempat diwarnai kericuhan antara masyarakat setempat dengan pihak kepolisian yang ingin mengamankan mobil tersebut ke Pos Lantas Penanggalan.

Sementara sopir mobil dump truck sudah tidak ada di lokasi kejadian karena melarikan diri ke Pos Lantas. Upaya mengamankan mobil berujung ricuh. Masyarakat saat itu meminta pihak PT Pelita Nusa selaku pemilik kendaraan yang sedang melakukan pengerjaan pelebaran jalan yang langsung datang ke lokasi, tapi tidak kunjung tiba.

Warga yang sudah tersulut emosi melempar dump truck menggunakan batu menyebabkan kaca mobil rusak parah. Polisi akhirnya bisa mengendalikan massa dan dump truck berhasil diamankan ke Pos Lantas Penanggalan.

"Mobil (dump truck) mau kita amankan, mereka tidak kasih, mereka minta orang Pelita Nusa hadir saat itu. Dalam kondisi seperti ini mana mau mereka datang. Sehingga berujung bentrok, kaca mobil pecah," kata Kepala Pos Lantas Penanggalan, Hasbullah, kepada portalsatu.com, Sabtu, 24 November 2018.

Hasbullah mengatakan, saat ini barang bukti dump truck telah diamankan di Pos Lantas Penanggalan untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya juga sudah mengukur TKP, selanjutnya pemanggilan para saksi yang menyaksikan peristiwa berujung meninggalnya salah satu warga Kampong Kuta Cepu.

"Sudah kita ukur TKP, mobil sudah diamankan di Pos Lantas, semua sudah beres, tinggal penyelidikan pemeriksaan saksi-saksi," ujar Hasbullah.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam dikagetkan peristiwa mengerikan terjadinya tabrakan antara dump truck vs becak motor (betor) membawa empat penumpang. 

Satu orang warga Kampong Kuta Cepu, Askira (9), meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Nasional Subulussalam-Tapaktuan tepatnya di Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Jumat, 23 November 2018 sekitar pukul 17:30 WIB.

Kejadian berawal saat betor  BL 6829 RB warna hitam datang dari arah Tapaktuan menuju arah Subulussalam dengan kecepatan sedang. Saat bersamaan datang dump truck BL 8430 AO warna biru dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.

"Sementara kondisi jalan sedang ada pengerjaan pelebaran, akses jalan menjadi sempit sehingga terjadi tabrakan menyebabkan betor terpental dan terseret sekitar 15 meter dari titik kejadian," kata Hasbullah.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.