13 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Sosialisasi Pembauran Kebangsaan di Aceh Selatan, Ini Pesan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi

...

  • portalsatu.com
  • 06 March 2020 00:10 WIB

Foto: Badan Kesbangpol Aceh
Foto: Badan Kesbangpol Aceh

TAPAKTUAN - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Pembauran Kebangsaan Angkatan II di Kabupaten Aceh Selatan, Kamis, 5 Maret 2020. Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut “Dengan Sosialisasi Pembauran Kebangsaan Kita Harapkan Tumbuh Kesadaran Saling Menghormati dan Menghargai Keragaman sebagai Anugrah Allah SWT”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan dengan jumlah peserta 60 orang terdiri dari para camat, geuchik, tokoh agama, pengurus FPK, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan pemuda di Kabupaten Aceh Selatan.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Aceh, Drs. Mahdi Efendi pada kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Selatan turut aktif dalam menjaga perdamaian yang telah tercipta. “Persatuan dan kesatuan yang telah diwarisi oleh para pendiri bangsa kita harus kita jaga bersama,” tuturnya.

Kepala Badan Kesbangpol Aceh juga menyampaikan bahwa aktivitas perekonomian sangat terkait dengan stabilitas keamanan dan politik. Jika keamanan tidak terjamin dan politik tidak stabil, maka dapat dipastikan pembangunan itu terhambat. “Oleh karena itu mari kita dukung pembangunan dengan menjaga ketertiban dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Mahdi efendi.

 

 

Plt. Bupati Aceh Selatan diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Percepatan Pembangunan Ir. H. Nurman DS., M.M., dalam pidato tertulis mangatakan bahwa kerukunan merupakan satu aspek penting yang harus kita jaga bersama. “Karena para pendiri bangsa ini telah sepakat mendirikan bangsa atas dasar kemajemukan, sehingga Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI dijadikan sebagai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita”.

“Kemajemukan rentan terhadap konflik jika tidak dikelola dengan baik. Melalui kegiatan ini, mari kita semua sedapat mungkin memberikan pencerahan kepada masyarakat di lingkungan kita masing-masing,” ujar Nurman membacakan pidato Plt. Bupati.

Dia menyebutkan, mengendalikan konflik dengan kekerasan adalah sebuah keniscayaan, tidak ada tawar menawar dalam penanganan konflik. “Jadi pencegahan terhadap konflik adalah suatu kewajiban. Kewajiban tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua”.

“Kemajemukan itu adalah anugerah Allah yang tidak dapat kita tolak. Yang pasti yang harus kita pahami bahwa semua makhluk ciptaan Allah bermanfaat, apalagi manusia yang diciptakan dengan berbagai macam keragaman,” tuturnya.

Nurman melanjutkan, “Alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah terjadi konflik SARA di Aceh Selatan, dan kita semua tentu berharap di masa depan juga tidak terjadi”.

Plt. Bupati berharap ada tindak lanjut dari seluruh peserta sosialisasi itu. “Marilah menjadi agen perubahan dalam membangun kembali rasa dan nuansa kebangsaan dalam menciptakan kondisi yang kondusif agar pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.[](adv)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.